Bersihkan Drainase hingga Pangkas Tanaman, Warga Teluk Lerong Ilir Perkuat Kepedulian Lingkungan

SAMARINDA – Menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman tidak harus menunggu datangnya persoalan sampah maupun saluran air tersumbat. Semangat tersebut ditunjukkan warga Kelurahan Teluk Lerong Ilir melalui kegiatan Gotong Royong Rutin Dwi Mingguan yang dilaksanakan pada Minggu (8/11/2026), sebagai wujud kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan permukiman.
Kegiatan yang melibatkan masyarakat di sejumlah wilayah RT, termasuk RT 20, ini diisi dengan berbagai aktivitas kebersihan. Mulai dari membersihkan area permukiman, memangkas dan merapikan tanaman, membersihkan saluran drainase, hingga mengangkut sampah serta ranting pohon yang berpotensi mengganggu kenyamanan lingkungan.
Lurah Teluk Lerong Ilir, Fahrurrozi, mengapresiasi keterlibatan warga yang secara konsisten meluangkan waktu untuk menjaga kebersihan wilayahnya. “Gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang terus berpartisipasi menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat tinggalnya,” Ungkapnya kepada awak media.
Menurut Fahrurrozi, kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap dua pekan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Melalui kebersamaan dalam bekerja, komunikasi dan rasa kepedulian antartetangga diharapkan semakin kuat.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan rasa saling peduli antarwarga,” Ucapnya. Selain itu, Fahrurrozi menekankan pentingnya menjaga kebersihan saluran drainase agar aliran air tetap lancar dan tidak terganggu oleh tumpukan sampah maupun ranting pohon.
Menurutnya, langkah sederhana seperti membersihkan parit dan merapikan lingkungan secara berkala dapat membantu mencegah berbagai persoalan kebersihan dan genangan air. “Kami berharap masyarakat tidak hanya membersihkan lingkungan saat kegiatan gotong royong berlangsung, tetapi juga membiasakan diri menjaga kebersihan drainase dan tidak membuang sampah sembarangan dalam kehidupan sehari-hari,” Ujarnya.
Fahrurrozi berharap budaya gotong royong di Kelurahan Teluk Lerong Ilir terus terpelihara dan menjadi kebiasaan positif yang tumbuh dari kesadaran masyarakat sendiri. Ia menegaskan bahwa lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman tidak dapat diwujudkan hanya melalui kerja pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Jangan menunggu lingkungan kotor untuk bergerak. Mari jadikan kebersihan sebagai kebiasaan dan gotong royong sebagai budaya bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat, asri, dan nyaman bagi seluruh warga,” Tutup Fahrurrozi. (adv/diskominfo/smd)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




