Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Proses Evakuasi, Karamnya Kapal Feri di Sebulu Diduga Akibat Kebocoran Air Sungai Mahakam

Elmo Satria Nugraha • 2026-02-24 23:08:29

Proses evakuasi Kapal Fatimah 2 di Dusun Sirbaya, Desa Sebulu Modern, Sebulu (Ist/Camat Sebulu)
Proses evakuasi Kapal Fatimah 2 di Dusun Sirbaya, Desa Sebulu Modern, Sebulu (Ist/Camat Sebulu)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Tenggelamnya Kapal Fatimah 2 di Penyeberangan Sirbaya, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada hari Selasa (24/2/2026) ini dipastikan tidak memiliki korban jiwa, hanya kerugian materil. Tidak lama setelah insiden tersebut, evakuasi langsung dilakukan pemilik kapal dengan bantuan masyarakat.

Hal ini dikonfirmasi Camat Sebulu, Edy Fahruddin. Ia menyebut, evakuasi dimulai sekitar pukul 19.30 WITA setelah awal tenggelam pada pukul 16.15 WITA. Dari keterangan yang dihimpun pemerintah kecamatan dari saksi-saksi, sore itu kapal dalam keadaan lurus dan memang arus Sungai Mahakam sedang deras-derasnya.

“Arus sungai deras, dan ABK melihat adanya kebocoran tiba-tiba air masuk. Kemudian kapal feri menambah kecepatan tetapi kapal tidak sampai di dermaga sehingga kparkir kurang lebih 100 meter dari dermaga yang mengakibatkan kapal karam dari dalam,” tutur Edy.

Dipastikan tidak ada korban jiwa pada insiden ini, seluruh penumpang maupun Anak Buah Kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri terlebih dahulu. Adapun penumpang di kapal saat insiden adalah delapan orang. Dengan rincian enam orang penumpang, satu nahkoda serta satu ABK.

Kerugian materil yang merupakan tiga unit mobil berupa dua mobil carry pengangkut ayam dan sembako serta satu mobil bok. Evakuasi dalam proses dengan mesin crane dan excavator, yang dilakukan pemilik kapal dengan bantuan warga dan pemerintah setempat.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, semua penumpang dan ABK selamat. Untuk kerugian materil masih dalam penyelidikan,” tutup Edy. (moe)

Editor : Indra Zakaria