Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Perkuat Konektivitas Utara, Pemprov Kaltim Evaluasi Titik Kerusakan Jalan Strategis di Kutai Timur

Redaksi Prokal • 2026-03-01 13:45:00

Jalan di Kutai Timur.
Jalan di Kutai Timur.

SANGATTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan nasional di wilayah utara, khususnya di Kabupaten Kutai Timur. Sejumlah ruas strategis yang menjadi urat nadi mobilisasi barang dan masyarakat kini masuk dalam tahap evaluasi mendalam untuk perencanaan pembangunan dan perbaikan permanen.

Fokus utama pemantauan menyasar tiga jalur vital, yakni ruas Sangatta–Simpang Perdau, Simpang Perdau–Muara Lembak, hingga ruas Muara Lembak menuju Pelabuhan Ronggang di Sangkulirang. Jalur-jalur ini dinilai memiliki peran krusial dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Bumi Etam.

Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, tantangan geografis menjadi kendala utama. Pada ruas Sangatta–Simpang Perdau sepanjang 32 kilometer, terdeteksi sekitar 17 titik longsor dan penurunan badan jalan. Kondisi serupa ditemukan pada ruas Simpang Perdau–Muara Lembak dengan 11 titik kerusakan, serta ruas Muara Lembak–Sangkulirang sepanjang 52,14 kilometer yang mengidentifikasi adanya 22 titik potensi longsor.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, menegaskan bahwa ketersediaan infrastruktur jalan yang mantap adalah kunci strategis untuk menarik investasi daerah. Selain itu, perbaikan ini bertujuan memastikan rantai pasok energi dan pangan tetap bergerak efisien demi kesejahteraan masyarakat luas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa pemantauan ini dilakukan langsung oleh Gubernur dalam rangkaian kunjungan kerja maraton selama dua hari terakhir. Rombongan menyusuri rute pesisir dari Samarinda, Bontang, hingga Sangatta untuk melihat fakta di lapangan secara objektif, termasuk meninjau akses menuju KEK Maloy dan meresmikan Jembatan Nibung.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Kaltim juga menggandeng Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kaltim untuk sinkronisasi data teknis. Faisal menyebutkan bahwa seluruh temuan lapangan akan segera masuk ke meja evaluasi untuk menentukan langkah penanganan prioritas. Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar jalur-jalur industri dan logistik ini mendapatkan perbaikan yang optimal.

Langkah konkret ini diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik jalan, tetapi juga mengoptimalkan konektivitas kawasan industri di pesisir Kutai Timur. Dengan infrastruktur yang lebih baik, distribusi logistik diharapkan semakin lancar sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur secara berkelanjutan. (KRV/pt)

Editor : Indra Zakaria