Menurut Very Well Mind yang dikutip oleh JawaPos.com, Sabtu (22/3) bahwa selain mata melihat orang yang menyukaimu atau tidak menyukaimu bisa dilihat dari ekspresi wajah, mulut, gerakan lengan dan kaki, sikap hingga ruang pribadi.
1. Ekspresi wajah
Dengan melihat ekspresi wajah seseorang Anda bisa mengetahui orang tersebut menyukaimu atau membencimu. Senyuman dapat menunjukkan persetujuan atau kebahagiaan. Kerutan di dahi bisa menunjukkan ketidaksetujuan atau ketidakbahagiaan.
Dalam beberapa kasus, ekspresi wajah seseorang mungkin mengungkapkan perasaan mereka yang sebenarnya terhadap situasi tertentu. Meskipun mereka mengatakan bahwa mereka merasa baik-baik saja, raut wajah Anda mungkin memberi tahu orang lain sebaliknya.
Ada banyak temuan menarik tentang bahasa tubuh dalam penelitian psikologi. Sebuah penelitian menemukan bahwa ekspresi wajah yang paling dapat dipercaya adalah dengan sedikit mengangkat alis dan sedikit tersenyum. Ungkapan ini, menurut para peneliti, menunjukkan keramahan dan kepercayaan diri.
Peneliti Paul Ekman menemukan dukungan terhadap universalitas berbagai ekspresi wajah yang terkait dengan emosi tertentu termasuk kegembiraan, kemarahan, ketakutan, keterkejutan, dan kesedihan.
Penelitian bahkan menunjukkan bahwa kita membuat penilaian tentang kecerdasan seseorang berdasarkan wajah dan ekspresi mereka.
Sebuah penelitian menemukan bahwa individu yang memiliki wajah lebih sempit dan hidung lebih mancung lebih cenderung dianggap cerdas. Orang yang berekspresi tersenyum dan gembira juga dinilai lebih cerdas dibandingkan orang yang berekspresi marah
2. Gerakan bibir
Ekspresi dan gerakan bibir juga penting dalam membaca bahasa tubuh seseorang. Contohnya mengunyah bibir bawah mungkin menunjukkan bahwa seseorang sedang mengalami perasaan khawatir, takut, atau tidak aman.
Menutup bibir atau mulut mungkin merupakan upaya untuk bersikap sopan jika orang tersebut menguap atau batuk, namun juga dapat menjadi upaya untuk menutupi kerutan di dahi.
Tersenyum mungkin merupakan salah satu sinyal bahasa tubuh yang paling baik, namun senyummu juga dapat diartikan dengan banyak cara.
Senyuman mungkin tulus, atau mungkin digunakan untuk mengungkapkan kebahagiaan palsu, sarkasme, atau bahkan sinisme. Berikut ini ciri gerakan mulut dan makna dibaliknya:
- Bibir mengerucut: Mengencangkan bibir mungkin merupakan indikator ketidaksukaan, ketidaksetujuan, atau ketidakpercayaan.
- Menggigit bibir: Orang terkadang menggigit bibir saat khawatir, cemas, atau stres.
- Menutupi mulut: Ketika orang ingin menyembunyikan reaksi emosional, mereka mungkin menutup mulutnya untuk menghindari senyuman atau nyengir.
- Naik atau turun: Perubahan kecil pada mulut juga bisa menjadi indikator halus tentang apa yang dirasakan seseorang. Jika mulutnya sedikit terangkat, itu mungkin berarti orang tersebut sedang merasa bahagia atau optimis. Di sisi lain, mulut yang sedikit menunduk bisa menjadi indikator kesedihan, ketidaksetujuan, atau bahkan seringai. (*)