Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Siapa Muhammad Suryo? CEO Surya Group sekaligus Putra Eks Wabup Bengkulu yang Terlibat Kecelakaan Maut

Redaksi Prokal • 2026-03-02 16:24:54

CEO Surya Group Muhammad Suryo kecelakaan maut. Istri tercinta meninggal di tempat.
CEO Surya Group Muhammad Suryo kecelakaan maut. Istri tercinta meninggal di tempat.
PROKAL.CO, Kejadian tragis menimpa CEO Surya Group sekaligus pemilik Rokok HS. Muhammad Suryo kecelakan bersama sang istri, Anis Syarifah, Minggu sore (1/3/2026).

Bos rokok HS kecelakaan di Simpang Empat Mlangsen, Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, pukul 16.15 WIB. Dalam insiden ini, istri tercintanya, Anis Syarifah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat itu, Muhammad Suryo mengendarai motor gede Harley-Davidson dengan membonceng istrinya. Mereka melaju dari arah Yogyakarta menuju Purworejo bersama rombongan.

Di waktu yang sama, sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai AA berboncengan dengan DN diduga hendak menyeberang dari arah selatan ke utara di perempatan tersebut. Tabrakan pun terjadi.

Motor besar yang dikendarai Suryo dilaporkan terjatuh dan terseret puluhan meter. Muhammad Suryo dan Anis Syarifah terpental dari kendaraan.

Istri Muhammad Suryo meninggal di tempat. Sedangkan ia mengalami terluka. Pengendara motor Jupiter MX dilaporkan mengalami patah tulang.

Peristiwa ini membuat publik penasaran dengan sosok bos rokok HS. Lantas, siapa Muhammad Suryo?

Profil Muhammad Suryo

Muhammad Suryo adalah CEO Surya Group sekaligus pemilik brand rokok HS. Muhammad Suryo lahir di Lampung Timur pada 27 Maret 1984 dan besar di Bengkulu.

Muhammad Suryo umur 42 tahun saat ini. Ayah Muhammad Suryo merupakan mantan Wakil Bupati Bengkulu Utara H. Sumarno.

Perjalanan bisnis Muhammad Suryo dimulai dari bawah. Setelah menyelesaikan pendidikan di Yogyakarta, ia tidak langsung terjun ke industri besar.

Ia memulai usaha dari bisnis air isi ulang. Berkat kerja keras dan konsistensinya, usahanya berkembang hingga merambah sektor konstruksi, properti, minyak dan gas.

Tak hanya itu, Suryo juga tercatat memiliki maskapai penerbangan komersial bernama Fly Jaya, yang menjadi bagian dari ekspansi bisnis Surya Group.

Pada 2024, Muhammad Suryo mendirikan pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang. Awalnya, pabrik tersebut hanya mempekerjakan sekitar 30 buruh linting.

Namun dalam waktu singkat, jumlah tenaga kerja melonjak drastis hingga mencapai sekitar 3.000 karyawan dengan kapasitas produksi sekitar 5 juta batang rokok per hari.

Memasuki 2026, Suryo menargetkan perekrutan hingga 10.000 tenaga kerja baru melalui pembangunan tiga pabrik tambahan di wilayah Yogyakarta serta satu pabrik besar di Lampung Timur.

Ekspansi ini disebut sebagai upaya memperluas lapangan kerja sekaligus memperkuat posisi rokok HS di pasar nasional.

Salah satu hal yang membuat Muhammad Suryo dikenal luas adalah kebijakan rekrutmennya yang inklusif.

Ia tidak menjadikan ijazah atau pengalaman kerja sebagai syarat utama. Menurutnya, kemauan belajar dan semangat bekerja jauh lebih penting.

Bahkan, penyandang disabilitas diberikan kesempatan yang sama untuk bergabung di perusahaannya.

Di bidang sosial, Surya Group aktif menjalankan program CSR, termasuk pembangunan puluhan masjid di wilayah Jawa dan Sumatera.

Terbaru, pada Januari 2026, dilakukan peletakan batu pertama Masjid An Nur di Lampung Timur sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan.

Kini, di tengah duka akibat kecelakaan maut yang menewaskan istrinya, nama Muhammad Suryo semakin mencuri perhatian publik. (*)

Editor : Redaksi Prokal
#Surya group #Istri Muhammad Suryo #Muhammad Suryo lahir #Muhammad Suryo dan Anis Syarifah #Muhammad Suryo umur #Muhammad Suryo kecelakaan #bisnis Muhammad Suryo #ayah Muhammad Suryo #anis syarifah #siapa Muhammad Suryo #Rokok hs #Anis Syarifah meninggal #muhammad suryo #Muhammad Suryo adalah #profil Muhammad Suryo #Pelayanan Publik Palu