Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Data INDEF: PDB Pertanian Triwulan IV-2025 Tumbuh 5,39 Persen, Lebih Tinggi dari PDB Nasional

R

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat upacara Hari Sumpah Pemuda di Jakarta (28/10). (Istimewa)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat upacara Hari Sumpah Pemuda di Jakarta (28/10). (Istimewa)


Advertisement

PROKAL.CO, JAKARTA – Sektor pertanian Indonesia menunjukkan kinerja yang tetap solid di tengah dinamika global.

Dalam laporan Monthly Update Februari 2026, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian pada Triwulan IV-2025 tumbuh 5,39 persen (year-on-year), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan PDB nasional sebesar 5,14 persen.

Kepala Center of Food, Energy and Sustainable Development, INDEF, Abra Talattov, menyampaikan capaian tersebut menunjukkan sektor pertanian tetap menjadi penopang stabilitas ekonomi nasional. 
 
Menurutnya, di tengah tekanan global, termasuk volatilitas harga energi dan ketidakpastian geopolitik, pertanian masih mampu tumbuh di atas rata-rata nasional karena fondasi produksi domestik relatif terjaga.
 
Laporan INDEF mencatat sebagian besar subsektor mengalami pertumbuhan positif pada akhir 2025. 
 
Subsektor peternakan tumbuh 6,72 persen, hortikultura 3,85 persen, tanaman pangan 3,81 persen, dan perkebunan 0,14 persen. 
 
 
Meski demikian, INDEF juga menekankan bahwa pola pertumbuhan sektor pertanian dalam beberapa tahun terakhir masih menunjukkan fluktuasi, sehingga penguatan produktivitas dan konsistensi kebijakan menjadi penting untuk menjaga keberlanjutan kinerja sektor ini.
 
Dalam laporan tersebut, INDEF juga menyoroti bahwa tekanan harga pangan domestik pada awal 2026 lebih banyak dipengaruhi faktor distribusi dan tata niaga dibandingkan keterbatasan produksi. 
 
Disparitas harga antarwilayah serta volatilitas komponen pangan menunjukkan perlunya penguatan sistem logistik dan efisiensi rantai pasok.
 
Sejalan dengan kondisi tersebut, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa ketersediaan pangan nasional tetap aman menjelang Hari Raya Idulfitri meskipun terdapat kekhawatiran dampak konflik di Timur Tengah terhadap rantai pasok global.
 
 
“Pangan kita lebih dari cukup. Ingat, pangan yang menjadi sangat inti, pangan kita yang menjadi utama adalah untuk Indonesia karbohidrat dan beras,” ujar Menteri Pertanian dalam keterangannya kepada media.
 
“Komoditas lain seperti telur, ayam, dan jagung juga dalam kondisi aman, dengan opsi substitusi pangan tetap tersedia apabila terjadi gangguan pasokan. Jadi stok pangan inti nasional aman dan pemerintah terus mengawal stabilitas hingga Lebaran,” lanjutnya.
 
Pernyataan tersebut memperkuat gambaran bahwa secara fundamental sisi produksi pangan domestik masih terjaga, sementara tantangan yang ada lebih banyak berkaitan dengan distribusi dan stabilisasi harga antarwilayah sebagaimana dicatat dalam analisis INDEF.
 
Dengan pertumbuhan PDB pertanian yang berada di atas rata-rata nasional dan produksi yang relatif terkendali, sektor pertanian dinilai tetap memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global sepanjang 2026. (*)
 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, mempercepat implementasi sistem Pertanian Modern PM-AAS sebagai strategi baru meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Antisipasi Potensi El Nino 2026, Kementan Percepat Pompanisasi untuk Selamatkan Musim Tanam dan Jaga Produksi Pangan

Antisipasi Potensi El Nino 2026, Kementan Percepat Pompanisasi untuk Selamatkan Musim Tanam dan Jaga Produksi Pangan

Kementan RI mempercepat program pompanisasi sebagai langkah mitigasi utama menghadapi potensi fenomena El Nino pada 2026.

Mentan Amran Sambut Putra Presiden Belarus, Perkuat Hubungan Strategis

Mentan Amran Sambut Putra Presiden Belarus, Perkuat Hubungan Strategis

Hubungan baik Mentan RI, Andi Amran Sulaiman dengan Putra Presiden Belarus, Dmitry Lukashenko, semakin erat. Untuk kedua kalinya, Dmitry berkunjung dan bertemu Mentan Amran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer