Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panen Lebih Awal di Kuningan Jadi Penyangga Pasokan Beras di tengah Ancaman El Nino

R
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman.

Advertisement


PROKAL.CO, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) terus memperkuat upaya menjaga ketersediaan pangan nasional di tengah potensi tantangan iklim, termasuk fenomena El Nino yang diperkirakan mulai terjadi pada April 2026. 

Sejumlah capaian di daerah menjadi faktor pendukung dalam menjaga pasokan, salah satunya melalui percepatan panen di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Jabar).

Advertisement

Hingga akhir Maret 2026, sekitar 78 persen dari total 26.016 hektare lahan sawah di Kabupaten Kuningan telah dipanen, atau setara dengan 20.310 hektare. 

Puncak panen terjadi sepanjang Maret dengan luas mencapai 12.488 hektare. 

Capaian ini menjadikan Kuningan sebagai salah satu daerah yang lebih awal menyelesaikan panen dibandingkan wilayah sentra produksi lain, khususnya di kawasan Pantai Utara Jawa.

Advertisement

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah telah mengantisipasi potensi dampak El Nino melalui berbagai strategi peningkatan produksi dan penguatan sistem pertanian.

“Itu ada El Nino ke depan, itu mulai bulan April, diperkirakan itu sampai 6 bulan. Insyaallah pangan, khusus sektor pangan itu aman,” ujar Mentan Amran.

Percepatan panen di Kabupaten Kuningan menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan beras sejak awal tahun, terutama di tengah dinamika produksi nasional. 

Dengan panen yang tidak terjadi secara bersamaan antarwilayah, distribusi beras menjadi lebih merata sehingga membantu menjaga stabilitas pasokan di pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, menyampaikan progres panen yang lebih cepat merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketersediaan beras sejak dini.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, mempercepat implementasi sistem Pertanian Modern PM-AAS sebagai strategi baru meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Antisipasi Potensi El Nino 2026, Kementan Percepat Pompanisasi untuk Selamatkan Musim Tanam dan Jaga Produksi Pangan

Antisipasi Potensi El Nino 2026, Kementan Percepat Pompanisasi untuk Selamatkan Musim Tanam dan Jaga Produksi Pangan

Kementan RI mempercepat program pompanisasi sebagai langkah mitigasi utama menghadapi potensi fenomena El Nino pada 2026.

Mentan Amran Sambut Putra Presiden Belarus, Perkuat Hubungan Strategis

Mentan Amran Sambut Putra Presiden Belarus, Perkuat Hubungan Strategis

Hubungan baik Mentan RI, Andi Amran Sulaiman dengan Putra Presiden Belarus, Dmitry Lukashenko, semakin erat. Untuk kedua kalinya, Dmitry berkunjung dan bertemu Mentan Amran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer