Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tegaskan Kedaulatan Udara, Indonesia Tolak Bantu AS dalam Eskalasi Konflik Iran

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Sejumlah pesawat tempur TNI AU.
Sejumlah pesawat tempur TNI AU.

Advertisement

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan memberikan pernyataan tegas terkait posisi kedaulatan ruang udara nasional di tengah memanasnya situasi geopolitik global. Indonesia secara resmi membantah klaim yang menyebutkan adanya pemberian akses khusus bagi militer Amerika Serikat untuk menggunakan ruang udara domestik dalam kaitannya dengan ketegangan yang melibatkan Iran.

Kepala Staf Umum Pertahanan Kementerian Pertahanan Indonesia, Brigjen Rico Ricardo Sirait, menekankan bahwa kendali penuh atas wilayah udara merupakan hak absolut negara. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas isu yang berkembang mengenai kemungkinan keterlibatan infrastruktur atau ruang udara Indonesia dalam strategi militer asing di Timur Tengah.

Pesawat tempur TNI AU.
Pesawat tempur TNI AU.

Advertisement

Menurut Rico, segala bentuk aktivitas di langit Nusantara harus tunduk pada regulasi dan persetujuan pemerintah Indonesia tanpa terkecuali. Ia memastikan bahwa kepentingan nasional dan prinsip kedaulatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan strategis. "Kewenangan, pengendalian, dan pengawasan atas ruang udara Indonesia sepenuhnya berada di tangan pemerintah negara ini," tegas Rico Ricardo Sirait dalam pernyataan resminya.

Di sisi lain, perkembangan hubungan bilateral antara Jakarta dan Washington tetap menunjukkan penguatan di sektor pertahanan. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, dalam keterangannya di Pentagon, menyatakan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat kini telah meningkatkan status hubungan mereka menjadi "kemitraan kerja sama pertahanan utama."

Peningkatan status kemitraan ini mencakup kolaborasi yang lebih erat dalam pelatihan militer, akuisisi teknologi, serta dialog keamanan regional. Namun, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa penguatan hubungan pertahanan tersebut tidak berarti Indonesia memberikan lampu hijau bagi operasi militer AS yang bersifat ofensif terhadap negara lain, termasuk dalam konflik dengan Iran.

Advertisement

Indonesia secara konsisten terus mengedepankan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif. Meskipun menjalin kemitraan strategis dengan negara-negara besar, Indonesia tetap berkomitmen pada upaya perdamaian dunia dan menolak untuk terseret dalam polarisasi militer yang dapat mengganggu stabilitas keamanan internasional maupun kedaulatan ruang udara nasional. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Caracal TNI AU Water Bombing Karhutla IKN, Posko Bukit Tengkorak Diperkuat

Caracal TNI AU Water Bombing Karhutla IKN, Posko Bukit Tengkorak Diperkuat

Penanganan karhutla juga diperkuat dari udara. Satu unit helikopter Caracal milik TNI AU yang beroperasi dari Lanud Dhomber Balikpapan diker

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer