Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akademisi IPB Dukung Kementan Wujudkan Swasembada Beras dan Keberlanjutan Produksi 

R
KEBERLANJUTAN: Mentan RI, Andi Amran Sulaiman.
KEBERLANJUTAN: Mentan RI, Andi Amran Sulaiman.

Advertisement

PROKAL.CO, KARAWANG – Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) mewujudkan swasembada beras sekaligus menjaga keberlanjutan produksi nasional di tengah berbagai tantangan, termasuk potensi kemarau panjang.

Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innoprenership, IPB, Handian Purwawangsa, menyampaikan apresiasi terhadap capaian stok beras nasional yang dinilai menunjukkan kinerja positif dan menjadi fondasi kuat dalam menjaga ketahanan pangan.

Advertisement

“Kami sangat mengapresiasi capaian stok beras yang saat ini cukup besar. Ini menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan produksi ke depan,” ujarnya di Gudang Beras Bulog Karawang, Kamis (23/4/26).

Handian menekankan, tantangan ke depan tidak hanya mempertahankan capaian saat ini, tetapi juga memastikan kontinuitas produksi dari tahun ke tahun. 

Menurutnya, langkah antisipatif perlu segera disiapkan, terutama dalam menghadapi potensi musim kemarau yang dapat berdampak pada produksi pangan.

Advertisement

“Kita harus mulai mempersiapkan dari sekarang. Tahun ini berhasil, tahun depan harus tetap terjaga. Apalagi kita akan menghadapi kemarau panjang, sehingga mitigasi harus dilakukan sejak dini agar produksi tetap stabil,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, IPB terus memperkuat perannya dalam penyediaan benih unggul padi. 

Pada tahun sebelumnya, IPB memproduksi sekitar 4 ribu ton benih, dan pada tahun ini ditargetkan meningkat signifikan hingga mencapai 12 ribu sampai 18 ribu ton sesuai kebutuhan nasional.

Selain padi, IPB juga mendorong pengembangan komoditas lain seperti jagung, tanaman perkebunan, dan hortikultura. 

Komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti kopi, alpukat, dan durian dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, termasuk melalui pemanfaatan lahan-lahan kosong seperti kawasan perhutanan sosial.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mentan Amran Tantang Kampus Ciptakan Inovasi, Indonesia Menuju Negara Superpower Pangan

Mentan Amran Tantang Kampus Ciptakan Inovasi, Indonesia Menuju Negara Superpower Pangan

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan perguruan tinggi, ilmuwan, dan lembaga riset menjadi kunci utama untuk mewujudkan Indonesia sebagai superpower melalui kekuatan pangan. 

Mentan Amran Berikan Kuliah Umum di IPB, Belajar Gagal Menuju Sukses

Mentan Amran Berikan Kuliah Umum di IPB, Belajar Gagal Menuju Sukses

Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Andi Amran Sulaiman, mengajak generasi muda untuk tidak takut menghadapi kegagalan dalam meraih cita-cita.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer