Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Ada Perampasan Lahan, Masyarakat Papua Dukung Cetak Sawah

R
DUKUNGAN: Program cetak sawah dan pengembangan pertanian yang dijalankan Kementan RI di Papua. ISTIMEWA
DUKUNGAN: Program cetak sawah dan pengembangan pertanian yang dijalankan Kementan RI di Papua. ISTIMEWA

Advertisement

 
PROKAL.CO, PAPUA
-Program cetak sawah dan pengembangan pertanian yang dijalankan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) di Papua terus mendapat dukungan dari masyarakat adat, petani, dan pemerintah daerah.

Program yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional itu dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa menghilangkan hak kepemilikan lahan adat.

Dukungan tersebut disampaikan Pemilik Hak Ulayat (Ondoafi), Willhelmus Rollo.

Advertisement

Menurutnya, masyarakat adat sangat menerima dan antusias terhadap program pengembangan pertanian yang dilaksanakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian.

"Kami dari pihak pemilik hak ulayat sangat menerima dan antusias untuk membangun perekonomian rakyat pada umumnya," ujar Willhelmus.

Advertisement

Ia menegaskan, selama program berjalan tidak pernah terjadi perampasan lahan adat sebagaimana isu yang kerap berkembang di luar Papua.

Menurutnya, hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat berlangsung secara terbuka serta saling menguntungkan.

"Kalau untuk perampasan-perampasan hak tanah dan lain sebagainya kalau di sini tidak ada. Kami tidak merasa bahwa tertindas dengan hal-hal yang tidak ini seperti daerah-daerah lain," tegasnya.

Willhelmus menjelaskan, lahan yang saat ini telah dibuka baru sekitar 100 hektare.

Sementara itu, masih terdapat potensi lahan tidur yang cukup luas dan siap dikembangkan untuk mendukung peningkatan produksi pangan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Petani Papua Barat Daya Dukung Program Cetak Sawah, Minta Jangkauan Program Diperluas

Petani Papua Barat Daya Dukung Program Cetak Sawah, Minta Jangkauan Program Diperluas

Petani Papua Barat Daya menyatakan dukungan terhadap program cetak sawah yang dijalankan pemerintah. Program tersebut dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru.

Antisipasi Potensi El Nino 2026, Kementan Percepat Pompanisasi untuk Selamatkan Musim Tanam dan Jaga Produksi Pangan

Antisipasi Potensi El Nino 2026, Kementan Percepat Pompanisasi untuk Selamatkan Musim Tanam dan Jaga Produksi Pangan

Kementan RI mempercepat program pompanisasi sebagai langkah mitigasi utama menghadapi potensi fenomena El Nino pada 2026.

Wamentan Sudaryono Kumpulkan Eksportir dan Perusahaan Refinery, Sepakat Bisnis Sawit Tetap Normal dan Harga TBS Dijaga

Wamentan Sudaryono Kumpulkan Eksportir dan Perusahaan Refinery, Sepakat Bisnis Sawit Tetap Normal dan Harga TBS Dijaga

Kementan RI mengumpulkan pelaku industri sawit nasional mulai dari perusahaan refinery, eksportir, asosiasi petani, hingga BUMN perkebunan untuk menyepakati langkah bersama menjaga stabilitas harga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer