Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemhan Buka-Bukaan Soal Meninggalnya 5 Peserta SPPI saat Latsarmil, Ini Kronologi Lengkap dan Penyebab Medisnya

R
Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Advertisement

 
JAKARTA — Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI akhirnya angkat bicara mengenai kasus meninggalnya lima orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Kelima peserta tersebut dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya saat tengah mengikuti latihan bela negara dan manajerial melalui latihan dasar militer (latsarmil) di beberapa wilayah berbeda di Indonesia.

"Atas nama Kementerian Pertahanan RI, panitia seleksi nasional, dan seluruh penyelenggara program SPPI menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya 5 peserta SPPI KDKMP/KNMP tahun 2026 yang sedang mengikuti latihan," ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, dalam konferensi pers di Kantor Kemhan, Sabtu (27/6/2026).

Advertisement

Mayjen TNI Ketut menegaskan bahwa seluruh peserta yang mengalami kendala kesehatan telah mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan cepat sesuai prosedur yang berlaku, baik di fasilitas kesehatan satuan maupun rumah sakit rujukan.

"Kelima peserta tersebut memiliki karakter dan kondisi medis yang berbeda. Seluruh peserta telah mendapat penanganan medis sesuai prosedur," jelasnya.

Kronologi dan Riwayat Medis 5 Peserta yang Gugur

Advertisement

Berdasarkan data resmi dari Kementerian Pertahanan, berikut adalah kronologi serta penyebab medis meninggalnya kelima peserta calon manajer Kopdes tersebut:

1. Peserta YMT (Satdik Pusdiklatpur Kodiklatad Baturaja)
Penyebab: Henti Jantung (Cardiac Arrest)

Kronologi: Pada 17 Juni 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, YMT mengikuti kegiatan jalan kaki bersama rekan-rekannya. Namun, pada pukul 17.17 WIB, ia mengalami penurunan kesadaran. YMT segera dilarikan ke Rumah Sakit dr. Nusamir Baturaja. Meskipun telah mendapatkan tindakan medis intensif, YMT dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.30 WIB akibat henti jantung.

2. Peserta AM (Satdik Dodik Kejuruan Rindam VI/Mulawarman Balikpapan)
Penyebab: Sengatan Panas (Heat Stroke)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sudah 4 Peserta Latsarmil Kopdes Meninggal, Pemerintah Akhirnya akan Evaluasi Latihan Dasar Kemiliteran

Sudah 4 Peserta Latsarmil Kopdes Meninggal, Pemerintah Akhirnya akan Evaluasi Latihan Dasar Kemiliteran

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan kronologi meninggalnya Rifki yang sempat mengeluhkan sesak napas dan mendapatkan penanganan a

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer