
PROKAL.CO, BALIKPAPAN — Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) meneguhkan kembali perannya sebagai wadah kaum intelektual Katolik dalam kehidupan kebangsaan.
Komitmen itu mengemuka dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVII ISKA yang digelar di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat (11/9/2026).
Munas yang berlangsung setiap empat tahun tersebut menjadi forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan periode 2022–2026 sekaligus merumuskan arah ISKA untuk empat tahun mendatang.
Baca Juga: Nyaris Sampai ke Permukiman: Jago Merah Amuk Lahan di Ring Road II Samarinda
Ketua Umum Presidium Pusat ISKA, Luky Yusgiantoro, mengatakan munas menjadi ruang strategis untuk menentukan masa depan organisasi, mulai dari evaluasi kepengurusan, pembahasan AD/ART, garis-garis kegiatan, hingga penetapan kepemimpinan baru.
“Agendanya membahas langkah-langkah ke depan, termasuk AD/ART, garis-garis kegiatan, dan bagaimana organisasi diarahkan ke depan,” ujarnya.
Luky menyebut, ISKA kini memiliki lebih dari 25 dewan pimpinan daerah (DPD) dan lebih dari 150 dewan pimpinan cabang (DPC) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Besarnya jaringan tersebut menjadi modal organisasi untuk memperluas kontribusi kaum sarjana Katolik dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.
Salah satu agenda penting Munas XVII adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2022–2026. Evaluasi tersebut akan menjadi pijakan untuk menyusun program dan strategi organisasi pada periode berikutnya.
Munas juga akan menentukan ketua umum ISKA untuk masa kepengurusan empat tahun mendatang. Isu keadilan dan kesejahteraan menjadi salah satu gagasan yang diharapkan mendapat perhatian dalam kepemimpinan baru.
“Di akhir kegiatan juga akan ada keputusan siapa ketua umum empat tahun ke depan. Salah satu yang kita angkat adalah terkait dengan keadilan dan kesejahteraan," ucapnya.
Baca Juga: Suntikan Provinsi Putus, Andi Harun Pasang Badan Pastikan Insentif Guru Rp700 Ribu Lanjut Lewat APBD
Ketua Panitia Munas XVII ISKA, Bernatal Saragih, mengatakan proses pergantian kepemimpinan ISKA mengedepankan tradisi musyawarah mufakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




