Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Paparan Sinar UV Hari Ini Mencapai Level Ekstrem, BMKG Imbau Gunakan Sunblock

izak-Indra Zakaria • 2023-04-25 11:30:21
Peta indeks paparan sinar uv atau sinar ultra violet. (Dok BMKG)
Peta indeks paparan sinar uv atau sinar ultra violet. (Dok BMKG)

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG merilis indeks sinar UV atau sinar ultra violet matahari, Selasa (25/4). 

Lewat akun Instagramnya BMKG menunjukkan paparan sinar UV matahari yang akan terpancar hari ini. Mulai dari intensitas rendah pada pagi hari sampai tingkat ekstrem pada tengah hari.

Seperti diberitakan Radar Tasik (Jawa Pos Group), pada peta, paparan sinar UV dengan intensitas sedang terjadi mulai pukul 07.00 WIB di kepulauan Papua dengan indeks 3-5. Sedangkan sebagian wilayah pulau jawa masih sejuk dan terpantau hanya mengalami paparan pada tingkat rendah yang ditandai warna hijau. Indeksnya masih berada pada angka 0-2.

Namun memasuki pukul 09.00 paparan sinar ultra violet ini mulai masuk tahap membahayakan pada sebagian pulau Jawa dengan indeks 3-5 dan ekstra bahaya di kepulauan papua dengan indeks paparan 6-7.

Kemudian pada pukul 11.00, ketika sinar matahari semakin terik, paparan sinar UV nya semakin tinggi mendekati level ekstrem. Indeks paparannya berada pada skala 8-10 pada hampir semua kepulauan di Indonesia.

Hanya sebagian Pulau Kalimantan saja yang mengalami paparan sedang dan tinggi. Yakni Papua, 2/3 Pulau Jawa, dan seluruh wilayah Sumatera, serta sebagian besar Kalimantan. Sementara Sulawesi dan kepulauan Aru mencapai paparan level ekstrem dengan risiko ekstra sangat tinggi hingga sekitar pukul 15.00. Angka indeks bahaya paparannya lebih dari 11.

Parameter Indeks Level Bahaya

 Menjelang sore indeks paparan sinar ultra violet mulai berkurang. Tingkat bahaya paparan sinar UV ini dibedakan berdasarkan warna. Yakni warna hijau untuk level rendah, warna kuning untuk level menengah, warna oranye untuk level tinggi, warna merah untuk level ekstra tinggi dan warna ungu untuk level ekstrem. Anda dapat melihatnya langsung pada peta di atas untuk mengetahuinya. 

Indeks warna sinar Uv dan level bahayanya

Dengan potensi tingginya paparan sinar UV ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk mengenakan alat pelindung paparan sinar UV. Seperti mengenakan sunblok atau sunscreen dengan kandungan SPF 30+, mengenakan topi lebar serta kacamata hitam ketika berada di luar ruangan.

Kemudian tetap berusaha mengurangi aktivitas di tempat terbuka pada jam-jam ekstrem. Kalau pun terpaksa bekerja di luar, disarankan mencari tempat teduh untuk aktivitas.

Berdasarkan levelnya, paparan sinar UV terhadap kulit serta mata memiliki beberapa efek. Mulai dari terbakarnya kulit sampai potensi terjadinya gangguan penglihatan. Selain itu tubuh juga akan lebih mudah dehidrasi.

Pada indeks paparan level menengah, masyarakat dapat mengenakan sunscreen atau lotion lain untuk menahan paparan sinar ultra violet. Namun pada indeks level tinggi sampai ekatrem, masyarakat perlu melakukan pencegahan dan mengoleskan sunblok atau sunscreen, yaitu lotion penangkal sinar UV setiap 2 jam sekali.

“Permukaan yang cerah seperti air, pasir, dan salju dapat meningkatkan papadan sinar UV. Oleskan cairan tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam sekali. Bahkan pada hari berawan, atau setelah berkeringat,” tulis BMKG. (*)

 

 

 
Editor : izak-Indra Zakaria