GIANYAR - Warga di distrik Gianyar, Bali, digemparkan dengan penemuan sisa-sisa tubuh manusia yang diduga merupakan korban mutilasi di kawasan pesisir pantai. Berdasarkan pemeriksaan awal tim forensik, kematian korban diperkirakan terjadi sekitar tiga hari sebelum jasadnya ditemukan oleh warga setempat.
Penemuan tragis ini kini tengah diselidiki secara mendalam oleh pihak kepolisian karena diduga memiliki keterkaitan kuat dengan kasus penculikan Igor Komarov. Igor diketahui merupakan putra dari seorang tokoh kriminal berpengaruh asal Ukraina yang dilaporkan hilang diculik baru-baru ini di wilayah Bali.
Dugaan identitas korban menguat setelah penyidik menemukan bukti fisik yang identik pada salah satu bagian tubuh yang ditemukan. "Penyidik menemukan tato dengan angka Romawi yang sangat mirip dengan tato yang diketahui dimiliki oleh Komarov," ungkap seorang sumber di kepolisian saat memberikan keterangan awal mengenai temuan tersebut.
Saat ini, pihak Kepolisian Daerah Bali terus berkoordinasi intensif dengan Konsulat Ukraina untuk memastikan identitas korban secara akurat melalui jalur medis. Proses identifikasi kini telah memasuki tahap pengambilan sampel genetik untuk mendapatkan kepastian hukum.
Sebagai bagian dari prosedur investigasi internasional, sampel DNA telah diambil dari ibu kandung Igor Komarov untuk dilakukan analisis perbandingan dengan sisa-sisa tubuh yang ditemukan di pantai tersebut. Jika hasil DNA dinyatakan cocok, kasus ini diprediksi akan membuka tabir gelap terkait jaringan kriminal internasional yang melibatkan warga negara asing di Pulau Dewata. (*)
Editor : Indra Zakaria