Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kok Bisa, Masih Hidup Dilaporkan Mati, Ada yang Alasannya Biar Bisa Menikah Lagi, Kejadian di Kabupaten Paser  

R
Penulis: Redaksi❯
M Isnaini Yanuardi
M Isnaini Yanuardi

 


Advertisement

PROKAL.CO, TANAH GROGOT-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Paser mengingatkan agar masyarakat tidak mengusulkan dokumen palsu seperti akta kematian.

Sebab, masih ditemukan beberapa kasus akta kematian yang telah dibatalkan Disdukcapil, karena kenyataannya yang bersangkutan ternyata masih hidup. 

Kepala Disdukcapil Paser, M Isnaini Yanuardi, menyampaikan total pada 2024 ada 30 akta kematian yang dibatalkan oleh Disdukcapil Paser. 

Advertisement

"Kasus warga yang masih hidup dinyatakan meninggal ini masih sering terjadi," kata Isnaini, Rabu (17/9/2025).

Motif kasus ini, kata Isnaini, biasanya karena masalah warisan atau suami atau istri ingin menikah lagi. Beberapa hari lalu bahkan baru saja terjadi kasus ini. Pasangannya domisili Balikpapan, si suami menerbitkan akta kematian istri.

"Ternyata istrinya masih hidup dan dirawat di Paser. Langsung lah dibatalkan akta kematiannya oleh Disdukcapil Balikpapan setelah kami informasikan," kata Isnaini.

Advertisement

Selain merupakan tindak pidana untuk pemalsuan data, warga yang telah dibuat akta kematiannya oleh oknum maka otomatis hak-hak sipilnya dihentikan. Seperti BPJS Kesehatan dan lainnya melalui sistem.

"Inilah kerugian lainnya untuk korban yang dipalsukan kematiannya," kata Isnaini.

Selain itu, kasus sebaliknya juga ada. Yakni, warga yang sudah meninggal, tapi tidak dibuatkan surat kematiannya oleh pihak desa.

Alasannya berbagai macam, ada yang pihak keluarganya tidak mau dan alasan lainnya. "Kami harapkan perlahan para camat dan kepala desa bisa mengawasi hal-hal seperti ini agar pendataan kependudukan bisa update dan valid," tuturnya. (jib/far)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BGN Jatuhkan Suspend Massal, Program Makan Bergizi Gratis di Paser Resmi Lumpuh Sementara

BGN Jatuhkan Suspend Massal, Program Makan Bergizi Gratis di Paser Resmi Lumpuh Sementara

BGN Jatuhkan Suspend Massal, Program Makan Bergizi Gratis di Paser Resmi Lumpuh Sementara

Darurat Kekerasan Anak di Paser: 22 Anak Jadi Korban, Kasus Seksual Paling Mendominasi

Darurat Kekerasan Anak di Paser: 22 Anak Jadi Korban, Kasus Seksual Paling Mendominasi

Darurat Kekerasan Anak di Paser: 22 Anak Jadi Korban, Kasus Seksual Paling Mendominasi!

Tragedi Berdarah di Kamar Mandi Muara Komam, Pria 25 Tahun Nekat Serang Kerabat Diduga Dipicu Dendam

Tragedi Berdarah di Kamar Mandi Muara Komam, Pria 25 Tahun Nekat Serang Kerabat Diduga Dipicu Dendam

TANA PASER — Peristiwa berdarah melukai ketenangan warga Desa Batu Botuk, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Seorang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer