Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Majukan Perpustakaan Sekolah

uki-Berau Post • 2022-11-10 01:04:14
BANGKITKAN LITERASI: DPK Kaltim menyelenggarakan Pelatihan Kepala Perpustakaan Sekolah Pola 120 Jam yang diikuti 40 peserta di Hotel Horison selama 11 hari.
BANGKITKAN LITERASI: DPK Kaltim menyelenggarakan Pelatihan Kepala Perpustakaan Sekolah Pola 120 Jam yang diikuti 40 peserta di Hotel Horison selama 11 hari.

SAMARINDA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Timur bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Timur menyelenggarakan Pelatihan Kepala Perpustakaan Sekolah Pola 120 Jam Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022. Pelaksanaan dijadwalkan selama 11 hari dari tanggal 31 Oktober sampai dengan 11 November 2022, di Hotel Horison Lantai 3 ruang Apokayan.

Dalam kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur Drs. H.M. Syafranuddin, MM sekaligus sebagai Ketua Penyelenggara, Taufik, S. Sos., M. Si, Rusmawati, S.Pd., M. Si, Dra. Jumiaty, Nikko Dwi Nanda Armanjaya, SH, Siti Djaitun, S. Sos., M. Si (dari BPSDM Prov. Kaltim), Dra. Midawaty (BPSDM Prov Kaltim) dan Sudarwanto, S.Sos (Kepala Bidang Pengembangan ASN Badan Kepegawaian Daerah Prov. Kaltim) .

Pelatihan Kepala perpustakaan sekolah ini diperuntukkan bagi pengelola perpustakaan Sekolah dan Calon Kepala Perpustakaan Sekolah. Dengan jumlah 40 peserta yang terdiri dari Perpustakaan Sekolah Negeri maupun Swasta.

Para peserta di antaranya terdiri dari Perpustakaan SD sebanyak 6 Sekolah, perpustakaan tingkat Sekolah Menengah Pertama sebanyak 9 sekolah, peserta dari tingkat Sekolah Menengah Atas sebanyak 5 sekolah, peserta tingkat SMK sebanyak 19 sekolah dan peserta dari Madrasyah Aliah Negeri sebanyak 1 sekolah. 

“Peserta terdiri dari 9 kabupaten yang ada di Kalimantan Timur,” ungkap Kepala DPK Kaltim Syafranuddin.

Sementara itu, Kepala Pusat pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional Bapak Drs. Teguh Purwanto, S.IP., M.Si menyampaikan, perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam membangun akar literasi masyarakat. Sebab, siswa sekolah merupakan generasi penerus yang sangat penting bagi pembangunan bangsa.

“Untuk itu peran perpustakaan sekolah diharapkan dapat seoptimal mungkin untuk mendorong siswa untuk membaca di perpustakaan,” ujarnya.

“Pembangunan kompetensi dalam pengelolaan perpustakaan bagi kepala perpustakaan sekolah juga, merupakan hal yang sangat penting untuk kemajuan dunia perpustakaan, khususnya perpustakaan sekolah,” sambungnya.

Saat ini jumlah perpustakaan sekolah mencapai 113.541 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara kapasitas kuota diklat yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Perpustakaan Nasional hanya sekitar 240 orang per tahunnya.

“Sehingga Pusdiklat Perpustakaan Nasional sangat menyambut baik diselenggarakannya Pelatihan Kepala Perpustakaan Sekolah yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan timur,” tuturnya.

Pelatihan Kepala Perpustakaan Sekolah ini diharapkan ilmu yang diperoleh dapat meningkatkan indeks Literasi Masyarakat melalui pemanfaatan perpustakaan sekolah yang optimal bagi civitas akademik di sekolah. Serta membangun kegemaran membaca di sekolah dan peningkatan indeks pembangunan literasi masyarakat melalui perpustakaan sekolah.

“Diharapkan target Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat pada tahun 2024 sebesar 15,0 dapat tercapai,” harapnya.

Adapun peningkatan kompetensi Pelatihan ini merupakan upaya untuk mempersiapkan dan menjawab tantangan pentingnya kualitas SDM unggul dan memiliki kemampuan adaptasi teknologi. Supaya mendukung pelaksanaan transformasi ekonomi berbasis digital.

Perpustakaan Nasional juga mengembangkan 5 (lima) tingkatan literasi yaitu, kemampuan baca, tulis, hitung, sains dan pembentukan karakter bangsa. Lalu kemampuan akses bahan bacaan yang akurat terkini dan terlengkap dan terpercaya. Memahami makna yang tersirat dari yang tersurat. Kemampuan mental yang kuat, karakter yang tangguh, inovasi, kreatifitas sebagai antisipasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan perubahan yang sangat cepat,. Terakhir, memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dapat diimplementasikan untuk menciptakan barang dan jasa yang dapat digunakan dalam kompetensi global.

Adapun Pengajar berasal dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional sebanyak 8 orang pengajar dan 3 orang pengajar Lokal. Dengan materi Kelompok Dasar terdiri dari Manajemen Strategis Pengembangan Perpustakaan Sekolah, Wawasan Pendidikan Tenaga Perpustakaan Sekolah dan Kepemimpinan dan Kewirausahaan (Entrepreneuship) Bidang Perpustakaan. (adv/dpkkaltim/arp)

Editor : uki-Berau Post
#Advertorial