SEKRETARIS Kabupaten PPU Tohar meminta seluruh pegawai aparatur sipil negara dan tenaga harian lepas (THL) di lingkungan pemkab tidak menambah hari libur yang telah ditentukan.
“Kalau libur sampai 16 April, berarti kita bersama-sama masuk di tanggal itu. Jangan menambah libur dengan alasan dibuat-buat, yang ujung-ujungnya menyulitkan kita sendiri, teman, maupun pimpinan,” tegas Tohar di sela apel sebelum memasuki libur panjang Idulfitri.
Tohar juga menyampaikan beberapa pesan lain sebelum masuk libur panjang. Di antaranya, untuk memerhatikan ruang kerja masing-masing agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya mematikan seluruh aliran listrik yang masih terkoneksi dengan peralatan kerja di kantor.
“Saya kepikiran karena kita akan libur sepuluh hari ke depan, dan selama itu kita tidak tahu apa yang terjadi di kantor. Paling tidak, dari sisi pengamanan antisipasi itu telah kita lakukan dan perbuat,” tuturnya.
Tohar juga mengajak seluruh pegawai untuk saling memaafkan karena ada khilaf antara satu dengan lainnya. Menurut Tohar, hampir dipastikan di antara sesama, sengaja atau tidak, punya persoalan senang atau tak senang. Hal itu biasa.
Ada yang memang sengaja karena mengolok-olok, atau bahkan ada juga sengaja yang memang harus dimarahi. “Untuk itu, mumpung sebelum Idulfitri, atas nama pribadi sekaligus mewakili unsur pimpinan, saya mohon maaf yang setulus-tulusnya,” katanya. (ind/k16)
ARI ARIEF
ari.arief@kaltimpost.co.id
Editor : Indra Zakaria