Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bupati Berau Ajak Masyarakat Kelola Sampah Secara Produktif

Faroq Zamzami • 2024-07-02 08:25:39
Sri Juniarsih 
Sri Juniarsih 

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Sri Juniarsih mengajak masyarakat bijak dalam mengelola sampah secara produktif.

Dimulai dengan mengolah sampah kering dan basah, agar tiba di tempat pembuangan akhir (TPA) hanya residu akhir saja.

Ia menuturkan, perlu kerja sama dan kesadaran masyarakat untuk peduli akan hal ini.

Agar sampah yang dibuang juga bermanfaat baik untuk tanaman maupun hal lainnya.

"Mari bersama-sama mengolah sampah masing-masing," ucapnya. 

Untuk mengelola sampah basah, Ia menyarankan kepada masyarakat untuk dijadikan pupuk kompos.

Dengan cara membuat lubang dan menaruh ember di dalamnya sebagai tempat untuk membuang sampah basah.

Dalam beberapa waktu kemudian bisa diambil dan dimanfaatkan sebagai pupuk. 

"Itu harus disosialisasikan kepada semua pihak, sampai kelurahan dan RT dalam rangka mengelola sampah yang baik," jelasnya. 

Diakuinya, permasalahan sampah di Berau masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Berau.

Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang. 

"Seharusnya orang yang akan menghasilkan sampah sudah tahu di mana dia akan membuang sampahnya. Sehingga tidak perlu meninggalkan sampah sembarangan," tegasnya 

Sampah menurutnya merupakan masalah serius dan sangat mengancam kelestarian hidup, apalagi jika sampah itu adalah sampah plastik.

Seperti diketahui, sampah plastik tidak mudah hancur dan jika dibuang sembarangan akan sangat mengganggu pemandangan.

Sebagai daerah wisata Berau seharusnya sudah bebas dari sampah. 

"Kita harus mengatasi sampah dengan cara produktif karena bisa bernilai ekonomis. Di Kelurahan Kampung Bugis bahkan sudah ada bank sampah untuk menyetorkan sampah yang bisa didaur ulang," ungkapnya. 

Secara khusus, dia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau untuk terus semangat mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana cara mengelola sampah dengan baik dan benar.

Diperlukan komitmen dan kolaborasi semua pihak untuk peduli dan mewujudkan aksi nyata dalam menangani masalah sampah ini. 

"Kesadaran masyarakat perlu dibangun dengan cara edukasi untuk mengelola sampah basah sebagai pupuk kompos," katanya. 

Kepala DLHK Berau, Mustakim Suharjana menuturkan, pihaknya berkomitmen akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan konsep 3R, yakni reduse, reuse dan recycle.

Diakuinya itu bukanlah hal yang mudah untuk membangun kesadaran terhadap seluruh masyarakat. 

"Di Berau juga belum ada yang mengelola sampah basah menjadi pupuk kompos. Sebagai tahap awal dilakukan pemilahan dengan memfasilitasi bank sampah di Kelurahan Kampung Bugis," paparnya. 

Diharapkan, konsep bank sampah ke depan akan menjadi motivasi bagi kelurahan dan kampung lain untuk mengikuti jejak yang sama dalam mengelola sampah. (*/aja/adv/hmd/far)

Editor : Faroq Zamzami
#bupati #sampah #berau #kelola sampah #pemkab berau #kabupaten berau #tpa