Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalan-Jalan Gelap di Sekitar Ibu Kota Nusantara, Pengadaan Minim, yang Sudah Terpasang Pun Kurang Optimal

R
Penulis: Redaksi❯

Andi Sunra
Andi Sunra


Advertisement

PROKAL.CO, PENAJAM-Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), masih belum tersentuh penerangan jalan umum (PJU). Ini realita di kecamatan yang berdiri Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Andi Sunra, memastikan bahwa pada tahun ini tidak terdapat program pengadaan PJU baru di wilayah Sepaku. “Untuk tahun ini memang tidak ada pengadaan PJU di Sepaku,” ujarnya.

Ketiadaan pengadaan tersebut berdampak pada masih banyaknya titik jalan yang gelap, terutama di kawasan permukiman baru, jalan penghubung antar desa, hingga ruas jalan lingkungan yang belum terjangkau jaringan penerangan.

Advertisement

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa jalan yang minim penerangan di antaranya berada di wilayah pinggiran desa, akses menuju lahan pertanian, serta jalan penghubung yang kerap digunakan masyarakat pada malam hari.

Kondisi ini tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas.

Selain itu, sejumlah PJU yang telah terpasang sebelumnya juga dilaporkan tidak berfungsi optimal. Banyak lampu yang mati dan belum mendapatkan perawatan, sehingga menambah jumlah titik gelap di wilayah tersebut.

Advertisement

Andi Sunra menegaskan bahwa pemerintah desa memiliki kewenangan untuk mengalokasikan dana desa guna melakukan perawatan PJU yang sudah ada.

“Kalau menggunakan anggaran dana desa untuk perawatan PJU, itu diperbolehkan dan tidak ada masalah,” jelasnya.

Ia menekankan, pentingnya pemeliharaan agar fasilitas yang telah dibangun tidak terbengkalai. Menurutnya, tanpa perawatan rutin, PJU yang sudah terpasang justru menjadi tidak bermanfaat.

“Perawatan itu penting, karena kita juga banyak menerima kondisi PJU yang sudah terpasang tapi akhirnya tidak terurus,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan mendorong desa-desa di Sepaku untuk lebih aktif dalam menjaga dan memperbaiki PJU, terutama setelah kondisi anggaran memungkinkan.

Ia menyebut, Dishub PPU berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dapat menjadi solusi jangka pendek untuk mengatasi keterbatasan pengadaan PJU. Dengan langkah tersebut, diharapkan kondisi jalan di Sepaku secara bertahap dapat lebih terang dan aman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari.

Di tengah pesatnya perkembangan wilayah Sepaku, kebutuhan akan penerangan jalan menjadi semakin mendesak. Tanpa langkah konkret dalam pemeliharaan maupun penambahan fasilitas, dikhawatirkan masih banyak ruas jalan yang akan tetap berada dalam kondisi gelap. “Kalau situasi sudah memungkinkan, kami akan dorong untuk dilakukan pemeliharaan kembali,” tambahnya. (ami/far)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rayakan Halloween di IKN, Swissotel Nusantara Siapkan Haunted Garden

Rayakan Halloween di IKN, Swissotel Nusantara Siapkan Haunted Garden

Swissôtel Nusantara menghadirkan pengalaman perayaan Halloween melalui acara bertajuk Haunted Garden yang akan digelar pada Sabtu, 31 Oktob

Basuki Hadimuljono Beberkan Progres IKN: Kawasan Eksekutif Tuntas 100%, Investasi Asing Rp4 Triliun

Basuki Hadimuljono Beberkan Progres IKN: Kawasan Eksekutif Tuntas 100%, Investasi Asing Rp4 Triliun

Basuki Hadimuljono Beberkan Progres IKN: Kawasan Eksekutif Tuntas 100%, Investasi Asing Rp4 Triliun Siap Masuk

Akses Balikpapan-IKN Cuma 30 Menit, Tol IKN Ditarget Beroperasi Penuh Mulai 2027!

Akses Balikpapan-IKN Cuma 30 Menit, Tol IKN Ditarget Beroperasi Penuh Mulai 2027!

Akses Balikpapan-IKN Cuma 30 Menit, Tol IKN Ditarget Beroperasi Penuh Mulai 2027! NUSANTARA — Konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer