Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tahun Depan Ada Satu Lagi Proyek Besar di Kabupaten Penajam Paser Utara, Duitnya Rp 117 Miliar

R

Mudyat Noor
Mudyat Noor


Advertisement

PROKAL.CO, PENAJAM-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah menyeriusi transformasi pengelolaan sampah melalui pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) modern.

Proyek strategis yang diproyeksikan terealisasi pada tahun depan, 2027, diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masalah lingkungan di wilayah Serambi Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.

Bupati PPU, Mudyat Noor, mengungkapkan pembangunan fasilitas ini akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Estimasi anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 117 miliar.

Advertisement

Saat ini, proses awal telah berjalan, dan Pemkab PPU tengah menunggu kepastian lanjutan dari pemerintah pusat pada akhir tahun ini.

"TPST ini direncanakan mulai dibangun tahun 2027 dengan dukungan anggaran pusat sekitar Rp 117 miliar," ujar Mudyat.

Berbeda dengan tempat pembuangan akhir (TPA) konvensional, TPST ini akan mengadopsi teknologi mutakhir yang mampu mengolah sampah menjadi produk turunan bernilai ekonomi, seperti Refuse Derived Material (RDM).

Advertisement

Mudyat menegaskan, konsep ini mengacu pada fasilitas serupa di IKN, tapi dengan kapasitas yang lebih besar.

"Di IKN kapasitasnya sekitar 70 ton per hari, sementara kita rencanakan hingga 100 ton per hari. Ini adalah langkah antisipasi pertumbuhan wilayah dalam lima hingga 10 tahun ke depan," tambahnya.

Urgensi pembangunan TPST ini didasari oleh kondisi TPA saat ini yang menerima kiriman sampah hingga 50 ton per hari. Tanpa penanganan inovatif, daya tampung TPA diprediksi hanya akan bertahan sekitar satu hingga satu setengah tahun lagi.

"Jika tidak segera diantisipasi dengan TPST, lahan pembuangan kita akan cepat penuh," jelas Mudyat. (ami/far) 

Advertisement
Editor : Faroq Zamzami
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rumah Adat Kuta Rekan Tatau Jadi Destinasi Wisata Budaya dan Edukasi, Tiap Jumat Ada Event Ini

Rumah Adat Kuta Rekan Tatau Jadi Destinasi Wisata Budaya dan Edukasi, Tiap Jumat Ada Event Ini

Rumah Adat Kuta Rekan Tatau di Kelurahan Nipahnipah, Kabupaten PPU, semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya dan edikasi.

Eastkal Hadir untuk Masyarakat Penajam, Membina Posyandu hingga Pemberdayaan Ekonomi   

Eastkal Hadir untuk Masyarakat Penajam, Membina Posyandu hingga Pemberdayaan Ekonomi  

PT Pelabuhan Penajam Banua Taka (Eastkal) berupaya tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai program.

Ramainya Lomba Hitung Cepat Mom and Kids Gelaran Sempoa SIP TC PPU di Rumah Adat Kuta Rekan Tatau

Ramainya Lomba Hitung Cepat Mom and Kids Gelaran Sempoa SIP TC PPU di Rumah Adat Kuta Rekan Tatau

Suasana pagi yang ramai dan ceria tersaji di Rumah Adat Kuta Rekan Tatau di Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer