Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tatap Pilgub Kaltim 2030, PKB Siapkan Fahmi Fadli Jadi Jagoan Utama Tantang Rudy Mas'ud

R
Bupati Paser dr Fahmi Fadli (Tomi Balpos)
Bupati Paser dr Fahmi Fadli (Tomi Balpos)

Advertisement

BALIKPAPAN – Peta politik Kalimantan Timur mulai memanas jauh sebelum genderang perang Pilgub 2030 ditabuh. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim secara mengejutkan mulai menunjukkan arah strateginya dengan menegaskan akan mengusung kader internal sendiri. Nama Bupati Paser saat ini, Fahmi Fadli, mencuat sebagai kandidat terkuat yang bakal didorong menuju kursi Kaltim satu.

Langkah ini menandai pergeseran besar dalam tubuh partai berlambang bola dunia tersebut di Bumi Etam. Jika sebelumnya PKB sering kali dikaitkan dengan dukungan terhadap tokoh-tokoh eksternal, kini partai ini memilih untuk tampil lebih berani dan mandiri.

Advertisement

Fahmi Fadli Jadi Figur Unggulan

Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menegaskan bahwa partainya tidak lagi kekurangan stok pemimpin. Menurutnya, keberhasilan kader-kader internal di tingkat daerah menjadi bukti bahwa PKB siap naik kelas ke level provinsi. “Kita sudah punya kader sendiri. Untuk 2030, stok kita ada, salah satunya Dr. Fahmi Fadli,” ujar Syafruddin dengan penuh percaya diri pada Rabu (8/4).

Selain nama Fahmi Fadli yang dinilai memiliki kematangan kepemimpinan dan potensi elektoral tinggi, PKB juga memiliki sejumlah nama potensial lainnya seperti Sutomo Jabir. Namun, sosok Fahmi saat ini dipandang sebagai figur paling menonjol yang siap dipoles untuk kontestasi mendatang.

Advertisement

Strategi memajukan kader internal ini bukan sekadar soal perebutan kekuasaan, melainkan bagian dari visi besar untuk mentransformasi PKB menjadi partai yang lebih modern di Kalimantan Timur. Syafruddin menekankan bahwa kemandirian dalam mengusung calon adalah harga mati bagi sebuah partai berbasis kader.

“Kalau ingin menjadi partai modern, PKB harus berani mengusung kader sendiri,” tegasnya. Langkah ini sekaligus mengirimkan pesan kepada publik bahwa PKB kini lebih percaya diri dengan kualitas pengaderan di dalam rumah tangga mereka sendiri.

Dengan dimunculkannya nama kandidat sejak jauh-jauh hari, PKB seolah ingin mengunci momentum dan mulai melakukan pemanasan mesin partai lebih awal. Langkah ini diprediksi akan mengubah dinamika politik di Kalimantan Timur, memaksa partai-partai lain untuk mulai melirik kader potensial mereka sendiri demi mengimbangi kesiapan PKB.

Sinyal kuat ini memposisikan PKB sebagai salah satu kekuatan utama yang patut diperhitungkan dalam perebutan kursi gubernur mendatang, sekaligus mempertegas bahwa ketergantungan pada tokoh di luar partai kini telah berakhir. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Layak Dinanti, demi Wujudkan Kehadiran Perguruan Tinggi di Kabupaten Paser, Pemkab Akan Tempuh Pola PSDKU dengan Unmul

Layak Dinanti, demi Wujudkan Kehadiran Perguruan Tinggi di Kabupaten Paser, Pemkab Akan Tempuh Pola PSDKU dengan Unmul

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus mematangkan rencana pendirian perguruan tinggi di kabupaten ini melalui skema Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Rencananya dengan Unmul.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer