Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Demo 21 April, Wali Kota Samarinda Imbau Massa Hindari Anarkisme

M
Andi Harun
Andi Harun

Advertisement

PROKAL.CO, SAMARINDA - Wali Kota Andi Harun mengimbau seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas Kota Samarinda menjelang aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026. Ia menegaskan, pemerintah menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, namun pelaksanaan aksi harus tetap damai dan tertib.

“Pihak kepolisian akan memfasilitasi agar seluruh kegiatan penyampaian aspirasi berjalan lancar, tanpa tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas umum,” kata Andi Harun.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban. “Kita harapkan semua elemen masyarakat terus menjaga Kota Samarinda tetap kondusif, aman, dan damai, sambil menghormati penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai,” ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, Polda Kalimantan Timur menyiapkan 1.700 personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi. Kepala Kepolisian Daerah Kaltim Endar Priantoro menyatakan pihaknya menghormati kebebasan berpendapat di muka umum, namun mengingatkan agar aksi tetap memperhatikan ketertiban.

“Kami menghormati masyarakat untuk menyampaikan aspirasi karena dilindungi undang-undang. Tetapi ada kewajiban menjaga situasi keamanan dan menghormati hak orang lain,” kata Endar.

Ia menegaskan pendekatan pengamanan akan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan langkah preventif dan preemtif. Tindakan represif, menurut dia, hanya akan diambil jika terjadi pelanggaran hukum atau gangguan ketertiban umum.

Advertisement

“Sepanjang tidak ada tindakan yang mengganggu ketertiban umum atau pidana, kami tidak akan melakukan upaya represif,” ujarnya. Berdasarkan pemberitahuan yang diterima kepolisian, aksi akan digelar di dua titik, yakni Kantor DPRD Kalimantan Timur pada pukul 10.00 WITA dan dilanjutkan ke Kantor Gubernur Kaltim. Pengamanan juga melibatkan unsur TNI, Satpol PP, serta tim kesehatan.

Polisi turut mengimbau agar massa aksi menunjuk perwakilan untuk menyampaikan tuntutan secara langsung kepada pihak terkait. Koordinasi dengan aparat juga dinilai penting guna mengantisipasi potensi gangguan, termasuk kemungkinan adanya pihak yang memanfaatkan situasi.

Ia menyebutkan, aksi tersebut membawa tiga tuntutan utama, yakni evaluasi anggaran pengadaan mobil dinas dan renovasi rumah jabatan, pemberantasan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta dorongan agar DPRD Kaltim menjalankan fungsi pengawasan secara independen.

Aksi 21 April ini diperkirakan menjadi salah satu demonstrasi terbesar di Samarinda dalam beberapa waktu terakhir, dengan konsentrasi massa di pusat pemerintahan daerah. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tak Hanya Memimpin Kota, Andi Harun Terus Tanamkan Nalar Kritis kepada Mahasiswa

Tak Hanya Memimpin Kota, Andi Harun Terus Tanamkan Nalar Kritis kepada Mahasiswa

Tak Hanya Memimpin Kota, Andi Harun Terus Tanamkan Nalar Kritis kepada Mahasiswa SAMARINDA – Di tengah padatnya tanggung jawab memimpin pem

Lebih dari 60 Titik Galian Ditemukan, Pemkot Samarinda Koordinasi dengan Kepolisian

Lebih dari 60 Titik Galian Ditemukan, Pemkot Samarinda Koordinasi dengan Kepolisian

Lebih dari 60 Titik Galian Ditemukan, Pemkot Samarinda Koordinasi dengan Kepolisian SAMARINDA – Menjaga keamanan fasilitas umum membutuhkan

Andi Harun Minta Warga Waspadai Dugaan Pencurian Kabel yang Merusak Jalan

Andi Harun Minta Warga Waspadai Dugaan Pencurian Kabel yang Merusak Jalan

Andi Harun Minta Warga Waspadai Dugaan Pencurian Kabel yang Merusak Jalan PERADABAN — Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meminta masyarakat m

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer