Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pecah Kongsi dengan Najirah, Basri-Chusnul Dhihin Pilih Independen

Adhiel kundhara • 2024-05-12 09:30:00

NON-PARTAI: Wali Kota Petahana Basri Rase (kiri) memilih Chusnul Dhihin sebagai pasangannya maju dalam Pilkada Bontang melalui jalur perseorangan.
NON-PARTAI: Wali Kota Petahana Basri Rase (kiri) memilih Chusnul Dhihin sebagai pasangannya maju dalam Pilkada Bontang melalui jalur perseorangan.
 

 

 

 

Pasangan petahana Basri Rase-Najirah bakal pecah kongsi pada pilkada kali ini. Basri Rase memilih maju melalui jalur perseorangan. Sementara itu, Najirah diminta tetap menggunakan perahu partai.

 

BONTANG–Keinginan DPP Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) untuk menduetkan kembali Basri Rase dan Najirah maju di Pilkada Bontang tertutup sudah. Pasalnya, Basri telah mantap memanfaatkan jalur independen atau perseorangan.

“Sebenarnya sudah kita upayakan untuk menggandeng Bu Najirah maju bersama lagi. Tapi hingga pertemuan Kamis (9/5) malam, belum ada kesepakatan. Karena beliau tetap diminta PDIP menggunakan partai,” terang Ketua DPP PHM Udin Mulyono. Untuk diketahui, Najirah adalah kader PDI Perjuangan.

Maka sesuai jadwal, PHM akan mendaftarkan Basri Rase ke KPU, Sabtu (11/5) hari ini.  Wali kota petahana itu akan dipasangkan dengan Chusnul Dhihin. “Sebelumnya juga ada nama Bajuri, tapi akhirnya Chusnul Dhihin yang dipilih,” terangnya.

Dikatakan Udin, dipilihnya Chusnul Dhihin tak lepas dari latar belakang pengusaha kuliner tersebut yang bersuku Jawa. “Dia juga dari NU,” ungkapnya.

Udin mengeklaim telah mengantongi 17 ribu KTP sebagai syarat untuk mendaftar jalur indpenden.

Sementara itu, Chusnul Dhihin mengaku kaget dengan kondisi ini. Pasalnya, tagar “sekali lagi” sudah digaungkan oleh PHM sebelumnya. Ini tentunya merujuk kepada Basri-Najirah. “Sebenarnya saya kaget dan enggak nyangka juga, karena slogan ‘sekali lagi’ kan santer digaungkan,” ujar Chusnul Dhihin.

Diakuinya, ia baru mendapat tawaran tersebut tadi (kemarin) pagi. Ia pun langsung menerima tawaran itu. Mengingat sudah ada kedekatan pribadi dengan pria yang masih menjabat ketua DPC PKB Bontang itu.

Kendati begitu, dia menjelaskan bila sebelumnya tidak ada komunikasi khusus dengan Basri terkait pilkada. “Baru tadi (kemarin) pagi dihubungi tim soal kesiapan kalau dipasangkan (dengan Basri). Kebetulan saya sudah kenal Pak Basri sejak ia masih duduk di kursi DPRD Bontang,” jelasnya.

Sejatinya, dia memang berencana maju sebagai wakil wali kota. Lantaran ingin mengabdi lebih banyak untuk masyarakat. (kpg/ind/k8)

 

 

Editor : Indra Zakaria