Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selama Ramadan Harga Bahan Pokok Turun Naik di Kabupaten Ini  

F
ILUSTRASI: Kebutuhan pokok di pasar.
ILUSTRASI: Kebutuhan pokok di pasar.

PROKAL.CO, PENAJAM-Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat adanya fluktuasi harga bahan pokok selama awal bulan Ramadan 1446 Hijriah. Ini berdasarkan pemantauan per tanggal 14 Maret 2025.


Advertisement

Beberapa komoditas mengalami penurunan harga, sementara yang lainnya mengalami kenaikan. Harga beras premium tercatat mengalami penurunan sebesar 1,92 persen atau Rp 333, menjadi Rp 17.000 per kilogram.

Beras medium juga mengalami penurunan yang signifikan, yaitu sebesar 8,69 persen atau Rp 1.333, menjadi Rp 14.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah turun sebesar 3,39 persen atau Rp 3.333, menjadi Rp 95.000 per kilogram.

Beberapa komoditas lainnya yang mengalami penurunan harga adalah minyak goreng kemasan dan tepung terigu curah.

Advertisement

Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Kedelai biji kering impor naik sebesar 1,17 persen atau Rp 120, menjadi Rp 10.400 per kilogram. Bawang merah juga mengalami kenaikan sebesar 0,91 persen atau Rp 417, menjadi Rp 46.250 per kilogram.

Cabai merah keriting naik sebesar 1,72 persen atau Rp 1.250, menjadi Rp 73.750 per kilogram. Kenaikan signifikan juga terjadi pada daging sapi murni, yaitu sebesar 3,45 persen atau Rp 5.000, menjadi Rp 150.000 per kilogram.

Kendati demikian, terdapat pula beberapa komoditas terpantau stabil, tidak mengalami perubahan harga.

Advertisement

Bawang putih bonggol tetap di harga Rp 45.000 per kilogram, telur ayam ras tetap Rp 30.000 per kilogram, ikan bandeng tetap Rp 25.000 per kilogram, garam konsumsi tetap Rp 10.000 per kilogram, beras SPHP tetap Rp 13.000 per kilogram, dan minyak atsiri tetap Rp 19.000 per kilogram.

Kepala Disketapang PPU, Mulyono, Minggu (16/3/2025) menyatakan, fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain, perubahan permintaan pasar selama bulan Ramadan, kondisi cuaca yang mempengaruhi hasil panen, distribusi dan ketersediaan stok di pasar.

“Bisa juga akibat perubahan harga di tingkat pemasok,” kata Mulyono. Ia mengimbau masyarakat untuk bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kenaikan harga.

Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan dan intervensi jika diperlukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadan.

Di antaranya menggelar operasi pasar murah yang telah dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Disketapang PPU, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, PPU. (far)

ARI ARIEF

ari.arief@kaltimpost.co.id

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rumah Adat Kuta Rekan Tatau Jadi Destinasi Wisata Budaya dan Edukasi, Tiap Jumat Ada Event Ini

Rumah Adat Kuta Rekan Tatau Jadi Destinasi Wisata Budaya dan Edukasi, Tiap Jumat Ada Event Ini

Rumah Adat Kuta Rekan Tatau di Kelurahan Nipahnipah, Kabupaten PPU, semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya dan edikasi.

Eastkal Hadir untuk Masyarakat Penajam, Membina Posyandu hingga Pemberdayaan Ekonomi   

Eastkal Hadir untuk Masyarakat Penajam, Membina Posyandu hingga Pemberdayaan Ekonomi  

PT Pelabuhan Penajam Banua Taka (Eastkal) berupaya tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai program.

Ramainya Lomba Hitung Cepat Mom and Kids Gelaran Sempoa SIP TC PPU di Rumah Adat Kuta Rekan Tatau

Ramainya Lomba Hitung Cepat Mom and Kids Gelaran Sempoa SIP TC PPU di Rumah Adat Kuta Rekan Tatau

Suasana pagi yang ramai dan ceria tersaji di Rumah Adat Kuta Rekan Tatau di Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer