Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Temui Ratusan Sopir Truk yang Demo, Andi Harun Bicara Soal Fuel Card sampai Pungutan di SPBU

M
Andi Harun temui pendemo.
Andi Harun temui pendemo.

Advertisement

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun menemui langsung ratusan sopir truk yang menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Samarinda, Senin (24/8/2026).  Massa yang tergabung dalam Forum Gerakan Sopir Samarinda (FGSS) sebelumnya berkumpul di Jalan Ir H Nusyirwan Ismail atau Ring Road. Selanjutnya, para sopir bergerak secara beriringan menuju Balai Kota Samarinda untuk menyampaikan sejumlah aspirasi.

Andi Harun berhadapan langsung dengan massa dan mencoba menjelaskan sejumlah kebijakan yang menjadi sorotan para sopir, khususnya terkait fuel card BBM bersubsidi dan normalisasi kendaraan truk.

Penerapan fuel card merupakan salah satu opsi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola distribusi BBM bersubsidi, khususnya bagi kendaraan truk, agar penyalurannya lebih tepat sasaran. “Itu adalah salah satu opsi dalam rangka memperbaiki tata kelola distribusi BBM bersubsidi, khususnya truk agar tepat sasaran,” ujar Andi Harun saat diwawancarai.

Advertisement

Sedangkan aturan normalisasi kendaraan yang mengalami over dimension over loading (ODOL), Andi Harun menegaskan kebijakan tersebut bukan dibuat Pemkot Samarinda, melainkan merupakan aturan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

“Ini bukan kebijakan Pemerintah Kota, ini kebijakan Kementerian Perhubungan. Kami tidak boleh membuat diskresi kebijakan atas sesuatu yang sudah secara tegas dan terang diatur oleh pusat,” tegasnya. Pemkot Samarinda berupaya memberikan waktu bagi para sopir untuk menyesuaikan kendaraannya dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah sebelumnya memberikan waktu dua bulan. Setelah para sopir meminta tambahan waktu, Pemkot Samarinda memberikan tambahan satu bulan sehingga menjadi tiga bulan.

Dan bagi kendaraan yang sudah lolos uji KIR, Pemkot Samarinda akan membuka blokir fuel card sehingga pemilik kendaraan dapat kembali memperoleh layanan BBM bersubsidi. Sedangkan kendaraan yang belum lolos uji KIR karena masih berstatus ODOL tetap diwajibkan mengikuti uji KIR. Pemilik kendaraan kemudian diberikan waktu tiga bulan untuk melakukan normalisasi.

Advertisement

“Dalam tiga bulan ke depan harus melakukan normalisasi. Blokirnya kita buka. Kecuali pada tiga bulan yang akan datang mereka tetap tidak mau mengikuti aturan, blokir akan berlaku lagi,” jelasnya.

Pemkot Samarinda juga akan mengirimkan surat kepada Menteri Perhubungan terkait biaya normalisasi kendaraan. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang adanya keringanan sehingga para sopir lebih mudah memenuhi ketentuan.

Selain itu, Andi Harun juga menyoroti dugaan praktik pungutan tambahan dalam proses pembelian BBM bersubsidi di sejumlah SPBU. Mengingat, terdapat laporan mengenai pihak tertentu yang diduga meminta uang tambahan kepada sopir agar bisa mendapatkan akses pengisian BBM.

Nilai pungutan tersebut disebut berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tak Hanya Memimpin Kota, Andi Harun Terus Tanamkan Nalar Kritis kepada Mahasiswa

Tak Hanya Memimpin Kota, Andi Harun Terus Tanamkan Nalar Kritis kepada Mahasiswa

Tak Hanya Memimpin Kota, Andi Harun Terus Tanamkan Nalar Kritis kepada Mahasiswa SAMARINDA – Di tengah padatnya tanggung jawab memimpin pem

Lebih dari 60 Titik Galian Ditemukan, Pemkot Samarinda Koordinasi dengan Kepolisian

Lebih dari 60 Titik Galian Ditemukan, Pemkot Samarinda Koordinasi dengan Kepolisian

Lebih dari 60 Titik Galian Ditemukan, Pemkot Samarinda Koordinasi dengan Kepolisian SAMARINDA – Menjaga keamanan fasilitas umum membutuhkan

Andi Harun Minta Warga Waspadai Dugaan Pencurian Kabel yang Merusak Jalan

Andi Harun Minta Warga Waspadai Dugaan Pencurian Kabel yang Merusak Jalan

Andi Harun Minta Warga Waspadai Dugaan Pencurian Kabel yang Merusak Jalan PERADABAN — Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meminta masyarakat m

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer