Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Neneng Tekankan Lima Nilai Integritas, Dorong ASN Samarinda Bangun Budaya Kerja Bersih

I
Penulis: Indra Zakaria❯
Neneng Chamelia Shanti
Neneng Chamelia Shanti

Advertisement

SAMARINDA – Integritas aparatur pemerintah tidak hanya diukur dari bersihnya pengelolaan anggaran, tetapi juga dari kedisiplinan dalam menjalankan amanah dan menghargai waktu. Setiap menit yang terbuang akibat kelalaian maupun rendahnya tanggung jawab dapat berdampak pada kualitas pelayanan publik, kinerja pemerintahan, hingga lambatnya pembangunan daerah.

Pesan tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, melalui ajakan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda untuk menjadikan disiplin waktu sebagai bagian dari budaya kerja dan komitmen antikorupsi. 

“Waktu adalah amanah yang harus dijaga, bukan untuk disia-siakan. Karena itu, setiap ASN harus memiliki kesadaran bahwa kedisiplinan merupakan bagian penting dari integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan,” Tegas Neneng. Minggu (8/11/2026). Menurutnya, praktik korupsi tidak selalu berkaitan dengan penyalahgunaan uang atau anggaran negara. Mengabaikan waktu, menunda pekerjaan, serta tidak menjalankan tanggung jawab secara optimal juga dapat merugikan kepentingan masyarakat. 

Advertisement

Neneng menjelaskan ketika aparatur tidak disiplin, dampaknya dapat meluas, mulai dari terhambatnya pelayanan, menurunnya kinerja, hilangnya kepercayaan publik, hingga tertundanya proses pembangunan. “Korupsi bukan hanya soal uang, tetapi juga soal waktu. Ketika waktu dan tanggung jawab tidak digunakan sebagaimana mestinya, masyarakat ikut menanggung dampaknya melalui pelayanan yang terhambat dan pekerjaan yang tidak terselesaikan secara optimal,” Jelasnya.

Neneng juga mengajak seluruh ASN membudayakan lima nilai dasar integritas, yakni jujur, mandiri, bertanggung jawab, berani, dan sederhana. Kelima nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk aparatur yang profesional, beretika, serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. “Kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, keberanian, dan kesederhanaan harus menjadi karakter setiap aparatur. Integritas tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan melalui sikap dan tindakan dalam pekerjaan sehari-hari,” pesannya.

Melalui penguatan disiplin waktu dan nilai-nilai integritas tersebut, Neneng berharap tercipta lingkungan kerja pemerintahan yang semakin bersih, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.  “Mari kita jaga amanah dengan bekerja secara jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Sebab, pemerintahan yang berintegritas dibangun dari aparatur yang mampu menghargai waktu dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” kata Neneng. (adv/diskominfo/smd)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer