Salah satu tongkang yang terlibat dalam insiden tabrakan dengan Jembatan Mahakam I, yakni BG Azamara 3035 yang sebelumnya ditambat di tepi Sungai Mahakam dekat Jembatan Mahakam IV sisi Karang Asam, kini diketahui telah berpindah dari lokasi semula. Keberadaan tongkang dan kapal pendorongnya, TB Liberty, menjadi sorotan setelah tak tampak lagi di area tersebut.
Sebelumnya, kapal TB Liberty dan tongkang bermuatan batu bara itu ditambat pasca insiden tabrakan yang terjadi pada Sabtu malam (26/4/2025), sekitar pukul 23.15 Wita. Kedua kapal itu dikenai larangan berlayar oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, sambil menunggu proses penyelidikan dan perhitungan ganti rugi atas kerusakan Jembatan Mahakam I.
Terkait menghilangnya kapal dari lokasi tambatan awal, media ini mengonfirmasi langsung kepada KSOP melalui Kepala Bidang Sertifikasi dan Hukum KSOP Kelas I Samarinda, Capt. Ridha Rengreng, pada Selasa (3/6/2025).
"Kapalnya masih di Samarinda. Nanti saya cek dulu untuk posisinya," ujar Capt. Ridha melalui sambungan telepon.
Ia menjelaskan bahwa pemindahan tongkang dilakukan karena lokasi awal tambatan dianggap mengganggu lalu lintas kapal, khususnya jalur pengolongan dari arah hilir ke hulu Sungai Mahakam.
"Tidak bisa terus-menerus di situ, karena bisa mengganggu arus lalu lintas sungai," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, insiden tabrakan yang melibatkan tongkang Azamara 3035 menyebabkan kerusakan pada pipa baja penyangga kaki Pilar 4 dari sisi kota atau Pilar 2 dari sisi seberang. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serupa yang pernah menimpa Jembatan Mahakam I dan memicu perhatian publik, termasuk dari kalangan DPRD Kaltim.
Anggota dewan bahkan menyatakan akan mendorong KSOP untuk mempertimbangkan penutupan sementara alur pelayaran di Sungai Mahakam guna mencegah insiden serupa terulang. (oke/beb)
Editor : Indra Zakaria