Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muay Thai vs Karate: Ketika Teknik Presisi Rafael Fiziev Diuji Kecepatan Kilat Mauricio Ruffy di UFC 325

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Rafael Fiziev dan Mauricio Ruffi dalam sesi face off.
Rafael Fiziev dan Mauricio Ruffi dalam sesi face off.

SYDNEY – Panggung Qudos Bank Arena di Sydney, Australia, menjadi saksi bentrokan dua striker paling eksplosif di kelas ringan hari ini, Sabtu, 31 Januari 2026. Dalam ajang UFC 325, Rafael Fiziev akan berhadapan dengan jagoan baru yang tengah naik daun, Mauricio Ruffy, dalam sebuah pertarungan yang diprediksi akan menjadi duel berdiri yang brutal sepanjang tiga ronde.


Advertisement

Bagi Rafael Fiziev, tahun 2026 merupakan babak pembuktian setelah perjalanan karier yang penuh lika-liku sejak 2022. Sang maestro Muay Thai ini sempat kehilangan momentum besar setelah menelan kekalahan kompetitif dari Justin Gaethje dan mengalami cedera lutut parah dalam laga melawan Mateusz Gamrot. Meski telah kembali ke jalur kemenangan lewat performa solid melawan Ignacio Bahamondes, petarung berusia 32 tahun ini masih harus meyakinkan publik bahwa ia belum kehilangan sentuhan elitnya untuk kembali bersaing di jajaran lima besar dunia.

Di sudut lain, Mauricio Ruffy datang dengan ambisi untuk bangkit dari kekalahan pertamanya di oktagon. Setelah sempat dijuluki sebagai calon bintang besar, Ruffy harus menerima kenyataan pahit saat didominasi oleh Benoit Saint-Denis dalam laga terakhirnya. Pertarungan melawan Fiziev ini menjadi ujian krusial bagi Ruffy yang memiliki gaya unik perpaduan karate dan tinju. Dengan rekor 12 kemenangan yang hampir semuanya berakhir dengan KO, Ruffy diharapkan mampu menunjukkan bahwa kemampuan striking-nya setingkat dengan para penantang papan atas kelas ringan.

Analisis taktis menunjukkan adanya benturan gaya yang sangat kontras di dalam oktagon. Fiziev, yang berakar pada disiplin Muay Thai murni, kemungkinan besar akan mengandalkan kekuatan tendangan rendah untuk menghukum kuda-kuda lebar khas karate milik Ruffy. Strategi utama Fiziev adalah merusak mobilitas lawan agar ia bisa mendaratkan kombinasi serangan yang eksplosif. Sebaliknya, Ruffy diprediksi akan menggunakan pergerakan kaki yang lincah dan teknik tipuan atau feints untuk memancing Fiziev keluar dari posisinya yang statis, demi mencari celah untuk pukulan counter yang presisi.

Advertisement

Pasar taruhan menempatkan laga ini dalam posisi yang sangat ketat, dengan Mauricio Ruffy sedikit lebih diunggulkan tipis di angka -125 dibandingkan Fiziev di -102. Hal ini mencerminkan betapa seimbangnya kualitas kedua petarung dalam hal kecepatan dan kekuatan pukulan. Hasil dari duel ini tidak hanya akan memberikan tambahan kemenangan di rekor profesional mereka, tetapi juga menentukan siapa yang layak menyandang status sebagai penantang utama di divisi paling kompetitif di UFC ini.(*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tendangan Berputar Fiziev Hancurkan Torres, Fiziev Langsung Incar Sabuk BMF

Tendangan Berputar Fiziev Hancurkan Torres, Fiziev Langsung Incar Sabuk BMF

Tendangan Berputar Fiziev Hancurkan Torres dan Hidupkan Misi Sabuk BMF

Baku Hantam di Azerbaijan: Misi Pembuktian Rafael Fiziev Melawan Raja KO Ronde Pertama Manuel Torres

Baku Hantam di Azerbaijan: Misi Pembuktian Rafael Fiziev Melawan Raja KO Ronde Pertama Manuel Torres

Rafael Fiziev dan Manuel Torres Bentrok di Main Event UFC Baku BAKU – Panggung mixed martial arts (MMA) dunia bersiap menyaksikan pertempuran sengit dalam ajang UFC Baku yang akan digelar di Baku Cry

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer