Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

GSP Bikin Heboh: Sebut Latihan Kardio "Sia-Sia" bagi Atlet MMA, Efisiensi Adalah Kunci!

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Georges St-Pierre
Georges St-Pierre

Advertisement

LAS VEGAS – Legenda hidup UFC dan salah satu petarung terbaik sepanjang masa (GOAT), Georges St-Pierre (GSP), kembali memicu perdebatan hangat di kalangan praktisi bela diri. Mantan juara dua divisi ini secara mengejutkan menyatakan bahwa ia tidak percaya pada latihan kardio konvensional bagi atlet olahraga kontak.

Bagi GSP, stamina yang hebat bukan lahir dari seberapa lama seseorang berlari di atas treadmill, melainkan dari seberapa cerdas mereka bergerak di dalam oktagon. Dalam sebuah pernyataan terbaru, petarung asal Kanada ini menekankan bahwa fokus utama seorang atlet seharusnya adalah efisiensi gerakan, bukan sekadar ketahanan paru-paru.

“Saya tidak terlalu percaya pada kardio jika Anda adalah seorang atlet petarung, saya percaya pada efisiensi,” ujar GSP. Ia memberikan analogi sederhana namun menohok tentang bagaimana efisiensi bekerja dalam pertarungan nyata. Menurutnya, keunggulan fisik tidak akan berarti banyak jika seorang petarung melakukan gerakan yang tidak perlu.

Advertisement

“Meskipun Anda berada dalam kondisi fisik yang lebih bugar daripada saya, tetapi jika saya lebih efisien daripada Anda, Anda akan merasa lelah lebih cepat daripada saya,” tambahnya.

GSP, yang dikenal karena disiplin dan pendekatan ilmiahnya terhadap pertarungan, menyarankan para atlet muda untuk mengubah paradigma latihan mereka. Daripada menghabiskan waktu berjam-jam untuk latihan ketahanan jantung, ia lebih menyarankan penguatan pada aspek teknis.

"Jika Anda adalah seorang atlet—efisiensi adalah tujuan nomor satu Anda. Anda (harus) fokus pada skill, teknik, dan efisiensi," tegas pria yang pensiun dengan rekor 26-2 tersebut.

Advertisement

Komentar ini menarik perhatian banyak pelatih MMA dunia. Pasalnya, selama ini kardio dianggap sebagai "bahan bakar" utama dalam pertarungan lima ronde. Namun, bagi GSP, teknik yang sempurna memungkinkan seorang petarung mengeluarkan tenaga sesedikit mungkin untuk hasil yang semaksimal mungkin, sehingga "kardio" mereka terlihat seolah tidak ada habisnya.

Pernyataan GSP ini seolah menegaskan mengapa dirinya begitu dominan di masa kejayaannya: ia bukan sekadar atlet yang kuat, melainkan teknisi paling efisien yang pernah menginjakkan kaki di dalam cage. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bangkit dari Tekanan Kritis, Tom Nolan Hancurkan Renato Moicano via TKO di UFC Vegas 123

Bangkit dari Tekanan Kritis, Tom Nolan Hancurkan Renato Moicano via TKO di UFC Vegas 123

Bangkit dari Tekanan Kritis, Tom Nolan Hancurkan Renato Moicano via TKO di UFC Vegas 123 LAS VEGAS — Petarung asal Australia, Tom Nolan, suk

Satu Kuncian Menuju Puncak: Brendan Allen Hentikan Duncan di Ronde Kelima UFC Fight Night 290

Satu Kuncian Menuju Puncak: Brendan Allen Hentikan Duncan di Ronde Kelima UFC Fight Night 290

Satu Kuncian Menuju Puncak: Brendan Allen Hentikan Duncan di Ronde Kelima UFC Fight Night 290

Menolak Tunduk pada Usia: Jai Herbert Menang Beruntun Usai Tundukkan Camilo di UFC Fight Night 290

Menolak Tunduk pada Usia: Jai Herbert Menang Beruntun Usai Tundukkan Camilo di UFC Fight Night 290

Berikut adalah draf penulisan berita baru yang disajikan secara mengalir, naratif, dan terstruktur tanpa penomoran maupun bullet points, dis

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer