Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sean Strickland Murka, Bongkar Taktik 'Kotor' Khamzat Chimaev di Ronde Terakhir

I
Penulis: Indra Zakaria❯
Sean Strickland
Sean Strickland

Advertisement

 
NEWARK – Meski sabuk juara kelas menengah sudah melingkar di pinggangnya, Sean Strickland rupanya masih menyimpan kekesalan mendalam terhadap Khamzat Chimaev. Strickland menuduh sang rival telah melakukan pengkhianatan terhadap "kode etik" petarung di detik-detik terakhir laga utama UFC 328.

Dalam wawancara pasca-laga yang penuh dengan kata-kata kasar khasnya, Strickland membeberkan apa yang sebenarnya terjadi di tengah oktagon pada ronde kelima, saat keduanya terlihat melakukan kontak mata yang intens. Strickland mengungkapkan bahwa Chimaev mengajaknya untuk melakukan duel jual-beli serangan secara terbuka di sisa waktu yang ada—sebuah tradisi yang sering disebut petarung sebagai "man dance".

"Biar aku beri tahu kalian soal Chimaev. Bajingan itu," ujar Strickland dengan nada tinggi. "Kalian lihat apa yang dia lakukan padaku di ronde kelima? Dia menunjuk ke lantai matras dan berkata, 'Ayo kita berikan apa yang orang-orang inginkan' (berduel striking)."

Advertisement

Strickland mengaku sempat percaya bahwa Chimaev akan menjunjung tinggi sportivitas untuk beradu pukulan hingga bel berbunyi. "Aku berpikir, 'Oke, aku percaya padamu, meski kau adalah orang yang sempat menendang bijiku tadi'. Jadi, aku mengangkat tanganku (posisi siap tinju), tapi si berengsek itu malah langsung menerjang kakiku untuk melakukan takedown," ketus Strickland.

Bagi Strickland, tindakan Chimaev tersebut bukan sekadar taktik, melainkan sebuah bentuk keputusasaan dan kebohongan di atas panggung olahraga. Strickland merasa dikhianati karena ia sudah bersiap untuk memberikan aksi striking habis-habisan demi menghibur penonton, namun justru disambut dengan upaya gulat saat ia sedang menurunkan kewaspadaannya.

Meskipun akhirnya Strickland berhasil memenangkan keputusan juri, insiden ini menambah bumbu kebencian dalam rivalitas mereka. Strickland menganggap Chimaev tidak memiliki kehormatan sebagai petarung karena gagal menepati kata-katanya sendiri di tengah laga.

Advertisement

Komentar pedas Strickland ini muncul tepat setelah kabar bahwa Chimaev akan naik ke kelas berat ringan. Dengan adanya tuduhan "taktik kotor" ini, banyak penggemar menilai bahwa urusan antara keduanya belum benar-benar selesai secara mental, meskipun secara divisi mereka kini telah berpisah.

Hingga saat ini, pihak Khamzat Chimaev belum memberikan tanggapan terkait tuduhan "janji palsu" di ronde kelima tersebut. Namun yang pasti, Sean Strickland telah menegaskan posisinya: ia menang bukan hanya karena lebih kuat, tapi karena ia mengklaim dirinya lebih memiliki integritas dibandingkan sang monster Chechnya. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sean Strickland Mengaku Dilarang Masuk Gedung Putih Akibat Senggol Israel dan Jeffrey Epstein

Sean Strickland Mengaku Dilarang Masuk Gedung Putih Akibat Senggol Israel dan Jeffrey Epstein

WASHINGTON — Petarung nyentrik sekaligus juara kelas menengah UFC, Sean Strickland, kembali memicu kegaduhan di luar oktagon. Jagoan asal Amerika Serikat ini mengklaim bahwa dirinya telah masuk dalam

Misi Berikutnya: Sean Strickland Tunjuk Nassourdine Imavov Sebagai Penantang Gelar Selanjutnya

Misi Berikutnya: Sean Strickland Tunjuk Nassourdine Imavov Sebagai Penantang Gelar Selanjutnya

NEWARK – Belum genap seminggu setelah kemenangannya yang mengguncang dunia atas Khamzat Chimaev, Sean Strickland sudah memiliki target baru.

Sanjungan Sang Juara: Sean Strickland Puji Ketangguhan Chimaev dan Sebut Bangsa Chechnya Pejuang Sejati

Sanjungan Sang Juara: Sean Strickland Puji Ketangguhan Chimaev dan Sebut Bangsa Chechnya Pejuang Sejati

Sanjungan Sang Juara: Sean Strickland Puji Ketangguhan Chimaev dan Sebut Bangsa Chechnya 'Pejuang Sejati' NEWARK – Di balik segala keteganga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer