Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kritik Pedas Kamaru Usman: Sebut Khamzat Chimaev Butuh Pelatih Kepala, Bukan Sekadar "Teman Petarung"

I
Petarung kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC) Kamaru Usman. ANTARA/HO-MMA Fighting/Esther Lin.
Petarung kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC) Kamaru Usman. ANTARA/HO-MMA Fighting/Esther Lin.

Advertisement

 PROKAL.CO- Dunia MMA kembali riuh setelah mantan juara kelas welter UFC, Kamaru Usman, melontarkan kritik tajam terhadap manajemen kepelatihan rivalnya, Khamzat Chimaev. Usman menyoroti pemandangan ganjil di sudut (corner) Chimaev saat bertanding, di mana tidak terlihat sosok pelatih kepala berpengalaman yang memberikan instruksi strategis.

Advertisement

Usman mempertanyakan kredibilitas tim yang mendampingi Chimaev, terutama saat situasi di dalam oktagon sedang kritis. Ia secara spesifik menyinggung kehadiran Arman Tsarukyan—petarung aktif kelas ringan—yang justru terlihat memberikan instruksi di antara ronde.

"Di sana antara ronde-ronde, siapa pelatihnya? Siapa yang memberinya instruksi yang tepat? Arman Tsarukyan, seorang petarung yang masih berjuang menuju gelar, adalah pelatih kepalamu? Siapa pelatih MMA-mu?" cetus Usman dengan nada heran.

Menurut "The Nigerian Nightmare", Chimaev adalah atlet dengan kemampuan fisik dan bakat alami yang luar biasa. Namun, ia menilai potensi besar tersebut tidak akan pernah mencapai titik maksimal jika Chimaev tidak memiliki sosok mentor yang mampu menyatukan seluruh elemen teknik bertarungnya menjadi satu strategi yang utuh.

Advertisement

"Khamzat Chimaev punya semua kemampuan atletik itu. Yang kurang adalah pelatih kepala. Ikatan antara Khamzat dan menemukan pelatih yang bisa menyatukan itu bisa membawa Khamzat ke level berikutnya," tambah Usman.

Kritik ini muncul di tengah pengamatan banyak pakar yang melihat Chimaev seringkali bertarung hanya mengandalkan insting dan agresivitas tinggi, yang terkadang membuatnya kehabisan bensin di ronde-ronde akhir. Kehadiran pelatih kepala yang dominan dianggap sebagai kunci agar Chimaev tidak hanya menjadi petarung yang menakutkan, tetapi juga petarung yang taktis dan cerdas di bawah tekanan besar. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Chimaev Soal Perselisihan Susurkaev vs Fazill: Chechnya dan Kurdi Adalah Muslim, Kita Harus Bersatu

Chimaev Soal Perselisihan Susurkaev vs Fazill: Chechnya dan Kurdi Adalah Muslim, Kita Harus Bersatu

Khamzat Chimaev Buka Suara Soal Perselisihan Panas: "Orang Chechnya dan Kurdi Adalah Muslim, Kita Harus Tetap Bersatu" Gelombang perselisih

Sebut Cuma Omong Kosong, Dricus Du Plessis Minta Khamzat Chimaev Disiplin dan Setop Cari Alasan

Sebut Cuma Omong Kosong, Dricus Du Plessis Minta Khamzat Chimaev Disiplin dan Setop Cari Alasan

Raja kelas menengah UFC, Dricus Du Plessis, melayangkan kritik tajam dan menohok kepada petarung tak terkalahkan, Khamzat Chimaev. Du Plessis secara terbuka menyebut klaim kesulitan penurunan berat ba

Tak Mau Jadi Penindas, Khamzat Chimaev Ungkap Alasan Maafkan Sean Strickland Usai "Perang Urat Syaraf"

Tak Mau Jadi Penindas, Khamzat Chimaev Ungkap Alasan Maafkan Sean Strickland Usai "Perang Urat Syaraf"

Ogah Jadi Penindas, Khamzat Chimaev Ungkap Alasan Maafkan Sean Strickland Usai "Perang Urat Syaraf" Dunia MMA sempat dibuat terheran-heran dengan pemandangan tak biasa pasca-pertarungan sengit antara

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer