Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siap Ambil Risiko di UFC 330, Islam Makhachev Incar Leher Ian Garry

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Islam Makhachev.
Islam Makhachev.

Advertisement

PROKAL.CO-Petarung papan atas UFC, Islam Makhachev, menegaskan kesiapannya untuk bersikap lebih agresif dan mengambil risiko tinggi dalam laga pertahanan gelar juara kelas welter miliknya di ajang UFC 330. Makhachev dijadwalkan bakal berhadapan dengan penantang berbahaya asal Irlandia, Ian Machado Garry.

Menjelang bentrokan panas tersebut, jagoan asal Dagestan, Rusia ini secara terbuka mengumbar strategi utamanya. Makhachev berniat langsung melancarkan takedown sejak ronde pertama demi menyeret Ian Garry ke dalam pertempuran bawah. Menurut analisisnya, Garry memang memiliki teknik striking yang solid dengan keunggulan jangkauan serta kontrol jarak yang baik, namun lemah ketika dipaksa bertarung di matras.

Makhachev meyakini bahwa sekali dirinya berhasil membawa pertarungan ke area ground, peluang untuk menghentikan perlawanan sang penantang akan terbuka sangat lebar.

Advertisement

"Dalam laga ini, saya akan mengambil lebih banyak risiko untuk mengalahkan lawan saya, karena saya suka menyelesaikan pertarungan. Sejujurnya, saya rasa sejak pertama kali menjatuhkannya, saya sudah punya peluang untuk mengakhiri laga karena permainan ground miliknya tidak terlalu bagus," ungkap Makhachev.

Rencana berani Makhachev ini berpotensi memberikan noda pahit paling kelam dalam karier profesional Ian Garry. Petarung berjuluk The Future tersebut tercatat belum pernah sekali pun kalah lewat finishing seperti submission maupun KO/TKO. Satu-satunya kekalahan yang pernah dirasakan Garry adalah saat menghadapi Shavkat Rakhmonov di UFC 310, itu pun terjadi melalui keputusan angka mutlak (unanimous decision) setelah melewati pertarungan sengit selama lima ronde penuh.

Di sisi lain, tekad membara Makhachev untuk menang cepat juga didasari oleh rasa tidak puas terhadap penampilannya pada laga sebelumnya saat menghadapi Jack Della Maddalena. Meski keluar sebagai pemenang dan sukses mengamankan sabuk juara, Makhachev merasa permainannya saat itu terlalu aman dan kurang mengandalkan insting membunuh.

Advertisement

Makhachev mengakui bahwa dalam duel melawan Maddalena, fokus utamanya hanyalah mengamankan kemenangan per ronde demi meraih status juara ganda. Pengalaman tersebut membuatnya enggan mengulang gaya bertarung yang terkesan 'bermain aman'. Di pertarungan UFC 330 mendatang, ia bertekad mengoreksi kesalahan tersebut dengan menyajikan aksi luar biasa dan menyegel kemenangan sebelum bel ronde terakhir berbunyi. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Restu Ibu Jadi Penentu: Islam Makhachev Isyaratkan Pensiun Dini dari UFC

Restu Ibu Jadi Penentu: Islam Makhachev Isyaratkan Pensiun Dini dari UFC

Restu Ibu Jadi Penentu: Islam Makhachev Isyaratkan Pensiun Dini dari UFC

Panas! Balas Tudingan Carlos Prates, Islam Makhachev Beri Peringatan Keras: "Diam dan Berlatihlah!"

Panas! Balas Tudingan Carlos Prates, Islam Makhachev Beri Peringatan Keras: "Diam dan Berlatihlah!"

Panas! Balas Tudingan Carlos Prates, Islam Makhachev Beri Peringatan Keras: "Diam dan Berlatihlah!" ABU DHABI – Ketegangan di kelas welter (

Sindir Islam Makhachev, Dana White Resmi Gelar Duel Sabuk Interim Welterweight di UFC 336

Sindir Islam Makhachev, Dana White Resmi Gelar Duel Sabuk Interim Welterweight di UFC 336

Sindir Islam Makhachev, Dana White Resmi Bentuk Duel Sabuk Interim di UFC 336 Di tengah kemeriahan UFC 333, berita mengejutkan justru datang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer