Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ian Garry Punya Misi: "Saya Mau Bantai Seluruh Top 15, Bukan Cuma Berburu Dua Sabuk!"

I
Penulis: Indra Zakaria❯
Ian Garry
Ian Garry

Advertisement

PHILADELPHIA — Laga panas bakal tersaji di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Pennsylvania, pada gelaran utama UFC 330 akhir pekan ini (15/8/2026). Petarung kelas Welterweight peringkat 2 dunia, Ian Machado Garry, bersiap menantang sang raja Pound-for-Pound sekaligus pemegang sabuk divisi 170 pon, Islam Makhachev.

Menghadapi Makhachev yang belum tersentuh kekalahan sejak 2015 tentu menjadi tugas paling berat dalam karier Garry. Namun, petarung asal Irlandia berusia 28 tahun itu tak sedikit pun gentar. Percaya diri tinggi meluap dari 'The Future' yang yakin mampu meruntuhkan dominasi raja asal Dagestan tersebut.

Bahkan jika berhasil merebut sabuk juara akhir pekan ini, Garry menegaskan tidak tertarik mengikuti tren champ-champ (juara dua divisi) yang sedang marak. Ia justru ingin fokus menguasai kelas Welterweight dalam jangka panjang seperti para legenda era emas UFC.

Advertisement

"Era kejayaan saya dimulai dengan membuktikan bahwa saya yang terbaik melawan orang yang saat ini dianggap terbaik. Setelah itu, saya akan konsisten menghadapi penantang yang berhak selama satu dekade ke depan," ujar Garry dikutip dari UFC.com.

Garry menilai status double champion di era modern sudah kehilangan keistimewaannya karena banyak petarung hanya menunggu momentum yang menguntungkan. Ia justru meneladani dominasi panjang dari para legenda seperti Demetrious Johnson dan Jon Jones.

"Apa yang membedakan saya dari juara lain adalah keinginan saya untuk mengalahkan peringkat 1 sampai 15. Saya ingin menang atas setiap petarung di Top 15 Welterweight untuk membuktikan saya yang terbaik di planet ini. Jika saya berhasil menyapu bersih semuanya, tak akan ada lagi yang bisa membantah," tegas Garry.

Advertisement

Ambisi besar Garry untuk mengukir sejarah panjang di satu divisi tentu menjadi angin segar bagi para penggemar lama UFC yang merindukan era kejayaan dominasi tunggal. Namun, sebelum mewujudkan mimpi manis sepuluh tahun ke depan tersebut, Ian Garry harus lebih dulu melewati tembok kokoh bernama Islam Makhachev—sebuah ujian mahaberat yang belum pernah berhasil dipecahkan siapa pun selama lebih dari satu dekade terakhir. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Aura "Tak Tersentuh" Islam Makhachev Terkikis, Daniel Cormier Puji Setinggi Langit Ketahanan Ian Gar

Aura "Tak Tersentuh" Islam Makhachev Terkikis, Daniel Cormier Puji Setinggi Langit Ketahanan Ian Gar

Aura "Tak Tersentuh" Islam Makhachev Terkikis, Daniel Cormier Puji Setinggi Langit Ketahanan Ian Garry Kemenangan Islam Makhachev atas Ian

Hancur di UFC 330, Ian Garry Malah Disemprot Cejudo: Terlalu Santai dan Konyol

Hancur di UFC 330, Ian Garry Malah Disemprot Cejudo: Terlalu Santai dan Konyol

Mantan juara dua divisi UFC, Henry Cejudo, melayangkan kritik tajam terhadap penampilan dan mentalitas Ian Machado Garry usai kekalahan mutl

Tampil Impresif Meski Kalah di UFC 330, Ian Machado Garry Tetap Head-Up dan Siap Bangkit

Tampil Impresif Meski Kalah di UFC 330, Ian Machado Garry Tetap Head-Up dan Siap Bangkit

Tampil Impresif Meski Kalah di UFC 330, Ian Machado Garry Tetap Head-Up dan Siap Bangkit Ian Machado Garry memilih untuk tetap optimistis s

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer