BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel melakukan rekalkulasi anggaran. Terutama berkaitan dengan persiapan kontingen Kalsel menuju PON XX Papua.
Keputusan Presiden Joko Widodo menunda PON Papua ke Oktober 2021 karena pandemi corona otomatis memangkas sejumlah anggaran persiapan menuju PON Papua. Kepala Dispora Kalsel, Hermansyah menjelaskan pemangkasan anggaran untuk persiapan ke PON Papua mencapai kurang lebih Rp8 miliar.
“Pemangkasan tersebut meliputi dana untuk kegiatan try out ke luar negeri, mengikuti kejuaraan-kejuaraan, serta berbagai hal yang dengan terpaksa tidak bisa dilakukan karena pandemic corona. Dana yang dipangkas tersebut dialihkan untuk menangani wabah Covid-19 di Kalsel,” sebut Herman.
Walaupun dipangkas cukup besar, Herman tetap mengupayakan pemangkasan tersebut tak menyentuh anggaran untuk insentif atlet dan pelatih. “Bisa dikatakan insentif atlet dan pelatih Kalsel tetap aman. Soalnya, mereka kan tetap diwajibkan latihan, walaupun secara mandiri. Kalau sampai kena pangkas juga, tentu kasihan kan nasib atlet dan pelatih Kalsel,” paparnya.
Pemangkasan anggaran tersebut diharapkan tidak berdampak banyak pada persiapan kontingen Kalsel menuju PON Papua. Tahun depan, ada kemungkinan dianggarkan ulang. Supaya persiapan bisa kembali dilanjutkan mulai tahun depan.
“Mudah-mudahan juga pandemi corona ini bisa cepat berakhir. Supaya program persiapan ke PON Papua bisa berjalan dengan normal dan seperti yang direncanakan,” tutupnya.(oza/dye/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin