Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tak Targetkan Menang dengan Banyak Gol

wahyu-Wahyu KP • 2019-01-25 07:15:19

PADANG - Babak 32 besar Piala Indonesia 2018 akan dijalani dengan sistem tandang dan kandang. Dengan sistem ini, selisih gol tandang dan kandang jadi sangat diperhitungkan untuk bisa melangkah ke babak selanjutnya.

Namun, Semen Padang FC tidak menargetkan bisa menang dengan banyak gol saat menjamu PS Tira pada leg pertama di Stadion H Agus Salim, Padang, sore ini (siaran langsung di Jawapos TV/Padang TV, pukul 16.00 Wita). Bagi Kabau Sirah–julukan Semen Padang FC-yang penting bermain baik dulu, sesuai dengan taktik dan strategi yang telah dipersiapkan.

”Pemain tidak bisa kita bebankan seperti itu. Yang penting, bagaimana mereka bermain dengan taktikal dan strategi yang diarahkan. Kalau mereka mengikutinya dengan baik, Insyaallah kemenangan akan datang. Gol itu tergantung mereka main besok (hari ini, Red). Kalau berjalan bagus dan disiplin, mungkin itu (menang dengan banyak gol) bisa kita raih,” ucap asisten pelatih Semen Padang FC, Welliansyah kepada Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Kamis (24/1).

Mantan pemain Semen Padang FC era 1990-an tersebut berharap, dalam laga ini Irsyad Maulana dan kawan-kawan bisa main sebaik mungkin, enjoy, tapi bertanggung jawab. ”Kalau dapat satu, dua atau tiga (gol), alhamdulillah,” sebut Welliansyah.

Laga yang akan dipimpin wasit Nusur Fadillah ini merupakan laga resmi pertama Kabau Sirah setelah memastikan promosi ke Liga 1 musim depan. Tim kebanggaan urang awak itu pun menyadari, tekanan yang akan mereka hadapi akan lebih besar dari saat bermain di Liga 2. Apalagi PS Tira yang akan mereka hadapi adalah tim yang berpengalaman di Liga 1.

Terkait calon lawan, dia menyebut, PS Tira punya Abduh Lestaluhu, Sansan Fauzi, ada juga Ahmad Nufiandini. Mereka pemain-pemain yang bagus. Tapi dalam sepak bola, dia meyakini, siapa pemain yang mau bekerja keras, siapa yang bisa menguasai lapangan, itu akan bisa meraih hasil yang lebih baik. ”Siapa pun pemain lawan akan kami waspadai secara tim. Kita akan ekstra hati-hati,” tutur Welliansyah.

Sementara itu, PS Tira yang juga ditinggal head coach Rahmad Darmawan ke Spanyol, menginginkan hasil terbaik dari laga tersebut. Setiap kesempatan yang mereka miliki akan mereka maksimalkan. Tapi mereka juga harus menghitung kemampuan yang dimiliki.

”Kami datang malam Rabu (23/1) lalu. Hari ini (kemarin) official training, terus besok (hari ini) main. Dari sisi aklimatisasi cuaca di sini kami juga sangat minim. Itu harus kita hitung-hitung benar. Karena besok (hari ini, Red) kami main pukul 15.00 WIB. Panas banget ‘kan,” jelas asisten pelatih PS Tira, Miftahudin Mukson. (cip/jpnn/is/k18)

Editor : wahyu-Wahyu KP