Prokal.co - SAMARINDA–Skuad kempo Kaltim semakin memantapkan program latihan di Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) KONI Kaltim.
Sekretaris Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Shorinji Kempo (Perkemi) Kaltim Akhmad Ramli mengatakan, sejauh ini persiapan tim kempo Kaltim menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara mengalami peningkatan. Beberapa kendala seperti cedera yang dialami atlet ketika berlatih sudah bisa diatasi.
“Karena kempo ini cabor bela diri, tentu porsi latihannya lebih aktif. Sebagian atlet ada yang mengalami cedera di bagian kaki, pinggang, lutut. Akan tetapi, cedera yang mereka alami tergolong ringan dan bisa diatasi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (28/5).
Namun, jika atlet mengalami cedera yang kategorinya berat, mereka segera dibawa ke rumah sakit. Tujuannya agar cedera yang dialami tidak parah dan menjadi kendala mereka dalam latihan selama pelatda ini.
“Sejauh ini di tim kempo belum ada atlet yang mengalami cedera berat. Sebab, di asrama kami (Mesra Hotel), ada fisioterapi sehingga ketika ada atlet mengalami cedera langsung diambil tindakan,” sambungnya.
Ditambahkan Akhmad Ramli, dalam waktu dekat, skuad kempo Kaltim akan menjalani tryout. Tapi, kata dia, itu semua menunggu undangan dari yang penyelenggara. Sejauh ini informasi terkait penyelenggaraan tryout di dalam negeri lebih condong ke Bali.
“Rencananya ada dua tempat, Jepang dan Bali. Namun, semua itu masih menunggu surat undangan dari mereka. Nah, kalau di Bali besar kemungkinan akan diselenggarakan sekitar Juli mendatang,” ungkapnya.
Saat disinggung perihal tryout ke Jepang, Akhmad menegaskan, hingga saat ini masih menunggu undangan resmi. Informasi yang dia dapat dari KONI Kaltim, untuk skuad kempo tidak seluruhnya akan diberangkatkan. Mereka yang diberangkatkan adalah khusus peraih medali emas saat bertanding di babak kualifikasi PON.
“Itu benar. Hanya peraih medali emas. Namun, untuk tryout ke Jepang itu masih rencana. Kami juga harus memikirkan bahwa jika latihan dipisah bisa mengganggu keharmonisan tim. Sebab, kempo ini termasuk olahraga tim,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, ada 10 atlet yang berhasil meraih medali emas di BK PON dan empat pelatih direncanakan ikut berangkat untuk mendampingi. (tom/k8)
EKO PRALISTIO
pralistioeko@gmail.com