Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Petarung Kelas Berat UFC Mohammed Usman Dijatuhi Sanksi 30 Bulan Akibat Pelanggaran Doping

Redaksi Prokal • 2026-01-19 06:00:00
petarung kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC) Mohammed Usman (kiri) menjalani latihan yang dipublikasikan dalam media sosial.
petarung kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC) Mohammed Usman (kiri) menjalani latihan yang dipublikasikan dalam media sosial.

 

PROKAL.CO- Petarung kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC), Mohammed Usman, secara resmi dijatuhi sanksi larangan bertanding selama 30 bulan oleh Combat Sports Anti-Doping (CSAD). Keputusan ini diambil setelah petarung asal Nigeria tersebut terbukti menggunakan zat terlarang yang melanggar ketentuan anti-doping organisasi.

Melalui unggahan di akun media sosial resminya yang dipantau di Jakarta pada hari Minggu, Mohammed Usman memberikan pernyataan langsung terkait penangguhan dirinya. Ia mengakui telah melakukan kesalahan fatal saat mencoba memulihkan kondisi fisiknya. Usman menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas keputusan yang ia ambil selama proses pemulihan tersebut.

Berdasarkan pengumuman resmi CSAD, Usman dinyatakan positif menggunakan testosteron menjelang jadwal pertarungannya melawan Valter Walker di UFC Rio pada 11 Oktober. Selain itu, adik kandung dari mantan juara kelas welter UFC Kamaru Usman ini juga mengakui penggunaan BPC-157, sebuah peptida terlarang, pada awal tahun 2025. Temuan ini memaksa Usman untuk mundur dari jadwal pertandingan yang telah ditentukan dan membuatnya dilarang berkompetisi hingga April 2028.

Mengenai masa hukuman yang cukup panjang tersebut, Usman menyatakan bahwa periode ini akan ia gunakan untuk fokus pada pemulihan kesehatan total dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ia juga menyebutkan bahwa momen ini memberinya kesempatan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai kehidupan di luar arena pertarungan.

Hingga saat ini, Usman belum memberikan kepastian mengenai masa depannya di dunia tarung profesional. Ia hanya menyatakan bahwa dirinya menjalani hidup hari demi hari dengan tetap berkomitmen untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan melakukan segala sesuatunya dengan cara yang benar.

Mohammed Usman sendiri memiliki catatan prestasi yang cukup solid di UFC dengan rekor empat kemenangan dan dua kekalahan, serta rekor profesional keseluruhan sebelas kemenangan dan empat kekalahan. Kariernya menanjak setelah berhasil memenangi turnamen The Ultimate Fighter musim ke-30. Meski sempat mengalami dua kekalahan beruntun dari Mick Parkin dan Thomas Petersen, ia berhasil bangkit dengan mengalahkan Hamdy Abdelwahab di UFC Baku pada Juni 2025 sebelum akhirnya tersandung kasus doping ini.

Di akhir pernyataannya, Usman menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak UFC, para pelatih, serta tim pendukungnya seperti Rashad, Ali, dan Brian yang terus memberikan dukungan selama masa sulit ini. Ia menegaskan tekadnya untuk terus melangkah maju terlepas dari sanksi berat yang harus dihadapinya.(*)

Editor : Indra Zakaria