PROKAL.CO- Kejayaan Elena Rybakina di Melbourne Park ternyata membawa dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar trofi baru di lemari prestasinya. Setelah penampilan fenomenal selama dua pekan di Australian Open 2026, petenis tangguh asal Kazakhstan ini dipastikan akan meroket dalam daftar peringkat WTA. Rybakina akan meninggalkan posisi kelima dan secara resmi menduduki peringkat tiga dunia, sebuah pencapaian tertinggi dalam kariernya sejauh ini.
Loncatan peringkat ini merupakan buah dari dominasi luar biasa Rybakina yang hanya kehilangan satu set di sepanjang turnamen Grand Slam pembuka tahun ini. Kini, ia berdiri tepat di belakang dua rival terberatnya yang justru ia taklukkan dalam perjalanannya menuju takhta, yaitu Iga Swiatek dan Aryna Sabalenka. Keberhasilan menembus zona tiga besar dunia ini menjadi bukti sahih bahwa Rybakina bukan lagi sekadar penantang, melainkan penguasa baru di kancah tenis putri global.
Kemenangan yang mengantarkannya ke titik ini diraih melalui perjuangan yang akan dikenang sebagai salah satu laga klasik modern. Menghadapi kekuatan destruktif Aryna Sabalenka di partai final, Rybakina dipaksa bermain hingga batas maksimal dalam drama tiga set yang berakhir 6-4, 4-6, dan 6-4. Kekuatan servis dan ketenangan mental menjadi kunci utama bagi Rybakina untuk menjinakkan agresivitas Sabalenka yang tengah berada di puncak performanya.
Namun, momen yang benar-benar mengukuhkan statusnya sebagai petenis elit adalah keajaiban yang ia ciptakan pada set penentuan. Saat harapan penonton mulai menipis ketika Rybakina tertinggal 0-3 di set ketiga, ia justru menunjukkan mentalitas juara sejati. Dengan ketenangan yang nyaris mustahil, ia merebut lima gim berturut-turut untuk membalikkan keadaan sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan yang emosional.
Dengan peringkat baru yang kini menempatkannya di jajaran tiga pemain terbaik planet ini, Rybakina menatap sisa musim 2026 dengan momentum yang tak terbendung. Dunia kini menantikan apakah sang ratu servis ini mampu menggeser Swiatek atau Sabalenka untuk menduduki takhta nomor satu dunia dalam waktu dekat.(*)
Editor : Indra Zakaria