PROKAL.CO– Peta persaingan kelas bantam UFC semakin memanas. Umar Nurmagomedov secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk berhadapan dengan mantan juara Sean O'Malley. Namun, sepupu dari Khabib Nurmagomedov ini meragukan kesediaan O'Malley maupun pihak UFC untuk mewujudkan pertarungan tersebut dalam waktu dekat.
Umar Nurmagomedov (20-1 MMA) saat ini tengah berada dalam tren positif dengan mengantongi dua kemenangan beruntun atas Mario Bautista dan Deiveson Figueiredo. Kebangkitan ini ia tunjukkan setelah sempat menderita kekalahan dari Merab Dvalishvili pada perebutan gelar di UFC 311. Di sisi lain, Sean O'Malley (19-3 MMA) juga baru saja kembali ke jalur kemenangan setelah menang tipis atas Song Yadong di ajang yang sama dengan kemenangan Umar, yakni UFC 324.
Dalam sebuah wawancara bersama Gorilla Fighting, Umar melihat adanya persaingan dua arah untuk memperebutkan posisi penantang gelar utama, tergantung pada nasib trilogi antara juara baru Petr Yan dan Merab Dvalishvili.
"Jika ada laga ulang antara Yan dan Merab, saya ingin bertarung melawan O'Malley dalam laga eliminasi gelar (contender bout). Namun, saya sulit percaya Sean akan menyetujui pertarungan ini dan UFC akan mewujudkannya," ujar Umar dilansir MMA Junkie.
Umar telah memetakan skenario potensial di divisi 135 pon tersebut. Skenario pertama, jika Petr Yan memenangkan laga ulang melawan Merab, Umar memprediksi UFC akan lebih mendahulukan O'Malley karena statusnya sebagai mantan juara dan pemegang kemenangan atas Yan di masa lalu.
Skenario kedua, jika Merab yang menang, Umar merasa dirinya adalah pilihan paling logis untuk maju ke perebutan gelar, mengingat O'Malley sudah pernah menghadapi Merab dua kali.
Petr Yan sendiri baru saja mengguncang divisi ini setelah berhasil melengserkan Merab Dvalishvili di UFC 323 pada Desember lalu. Situasi ini menciptakan teka-teki bagi manajemen UFC, mengingat Umar belum pernah menghadapi Yan, sementara O'Malley memiliki sejarah kemenangan kontroversial atas sang juara bertahan.
Umar pun menegaskan kesiapannya untuk beraksi di Abu Dhabi pada musim panas mendatang sebagai bintang utama. "Saya siap bertarung di mana saja, dengan siapa saja, kapan saja. Saya bisa bertarung lima ronde dan memimpin acara tersebut," pungkasnya. (*)
Editor : Indra Zakaria