BURIRAM – Bintang muda Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, sukses menorehkan tinta emas di seri pembuka MotoGP 2026. Penampilan impresifnya di Sirkuit Internasional Chang, Thailand, akhir pekan lalu, tidak hanya membuahkan podium, tetapi juga menjadikannya pembalap KTM pertama dalam sejarah yang berhasil memuncaki klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP.
Si Hiu Kecil—julukan Acosta—menjalani akhir pekan yang hampir sempurna di Buriram. Ia mengawali musim dengan kemenangan gemilang di sesi Sprint Race pada Sabtu, dan melengkapinya dengan finis di posisi kedua pada balapan utama hari Minggu (1/3/2026). Hasil ini menempatkan pembalap asal Spanyol tersebut di puncak klasemen sementara dengan koleksi 32 poin.
Meski kini menyandang status pemimpin klasemen, Acosta tetap membumi. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya musim ini adalah konsistensi, bukan sekadar kemenangan sesaat. "Saya ingin memulai tahun ini dengan cara yang sama seperti saya mengakhiri tahun lalu, mencoba untuk konsisten memperebutkan posisi lima besar," ujar Acosta, dikutip dari laman resmi MotoGP, Senin (2/3/2026).
Menariknya, Acosta mengaku sempat merasa tidak percaya diri usai sesi pemanasan (Warm Up) karena merasa performa motornya belum maksimal. Namun, mentalitas juara membuatnya tetap tenang dan berpegang pada target realistis. "Kami sempat berpikir ini mungkin bukan balapan yang kami impikan, tetapi kami harus finis lima besar karena itu target kami," tambahnya.
Pada balapan utama 19 lap tersebut, Acosta menunjukkan kematangan luar biasa dalam mengelola bahan bakar dan ban. Ia terlibat persaingan sengit dengan Raul Fernandez sebelum akhirnya berhasil mengamankan posisi kedua di belakang pemenang lomba, Marco Bezzecchi. Strategi yang matang dan minimnya kesalahan menjadi kunci pembeda Acosta dibanding musim lalu.
"Kecepatan saya meningkat dan saya mulai mengejar Raul. Saya mencoba mengatur bahan bakar lebih baik dan mengambil kesempatan pada saat yang tepat," jelas Acosta yang performanya turut mendapat pujian dari legenda balap, Valentino Rossi.
Kini, dengan keunggulan 7 poin dari Marco Bezzecchi di posisi kedua, Acosta bersiap menatap seri berikutnya dengan ambisi untuk terus mempertahankan posisinya di barisan depan para raja kecepatan dunia. (*)
Editor : Indra Zakaria