Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sportivitas Berkelas Max Holloway: "Oliveira Adalah BMF Sejati, Saya Akan Kembali!"

Indra Zakaria • 2026-03-09 06:30:00

Max Holloway (kiri) dan Charles Oliviera.
Max Holloway (kiri) dan Charles Oliviera.

LAS VEGAS — Panggung UFC 326 tidak hanya menyuguhkan dominasi teknik yang luar biasa, tetapi juga sebuah pelajaran tentang sportivitas tingkat tinggi. Usai melewati 25 menit yang menyesakkan di bawah kendali Charles Oliveira, Max "Blessed" Holloway tampil dengan jantan mengakui bahwa rencana permainan lawan jauh lebih unggul malam itu.

Tanpa mencari alasan atas kekalahannya, Holloway memberikan apresiasi terbuka kepada tim pelatih "Do Bronx" yang berhasil membelenggu pergerakannya. "Mereka datang dengan rencana permainan yang lebih baik," aku Holloway dengan nada tenang namun tegas.

Bagi Holloway, kekalahan ini tidak melunturkan rasa hormatnya kepada sang rival yang kini resmi menyandang sabuk BMF. "Kalian harus angkat topi untuk Oliveira. Dia petarung yang hebat, seorang BMF sejati," tambahnya. Namun, petarung asal Hawaii ini juga mengirimkan pesan peringatan bahwa api persaingannya belum padam. "Saya belum selesai. Saya akan kembali dan menghajar seseorang untuk kembali ke jalur perebutan gelar. Saya akan bertemu Tuan Oliveira lagi."

Menatap Panggung "UFC White House"
Kemenangan mutlak ini secara otomatis melambungkan kembali posisi Charles Oliveira ke puncak antrean penantang kelas ringan. Kini, perhatian petarung asal Brasil tersebut terbagi ke dalam dua skenario besar yang akan menentukan masa depannya di oktagon.

Oliveira diprediksi akan memantau dengan sangat ketat laga perebutan gelar antara Ilia Topuria melawan Justin Gaethje yang dijadwalkan menjadi partai utama di ajang bersejarah UFC Gedung Putih mendatang. Statusnya sebagai pemegang sabuk BMF menjadikannya kandidat terkuat untuk menantang pemenang dari laga megabintang tersebut.

Di sisi lain, muncul spekulasi kuat bahwa Oliveira mungkin akan menuntut tanding ulang melawan Arman Tsarukyan. Mengingat pertemuan pertama mereka di UFC 300 berakhir dengan keputusan split decision yang sangat tipis, laga ulang ini dianggap sebagai jalan paling adil untuk memastikan siapa penantang utama yang benar-benar layak memperebutkan takhta juara dunia.(*)

Editor : Indra Zakaria