Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Rumor Panas International Fight Week: Volkanovski vs Jean Silva dan Kembalinya McGregor

Indra Zakaria • 2026-03-20 10:50:00

Alex Volkanovski. (Jeff Bottari/Zuffa LLC)
Alex Volkanovski. (Jeff Bottari/Zuffa LLC)

PROKAL.CO- Peta persaingan kelas featherweight UFC mendadak guncang menjelang perhelatan akbar di London. Laporan terbaru dari MMAHoje mengindikasikan bahwa duel perebutan gelar antara sang raja, Alexander Volkanovski, melawan petarung naik daun asal Brasil, Jean Silva, kini statusnya telah praktis dikonfirmasi untuk mengisi jadwal International Fight Week pada Juli mendatang.

Kabar ini tentu menjadi pukulan telak bagi Lerone Murphy dan Movsar Evloev yang dijadwalkan bertarung akhir pekan ini. Pasalnya, meski keduanya memiliki peringkat lebih tinggi, manajemen UFC tampaknya lebih terpikat pada gaya bertarung Silva yang eksplosif dan selalu haus akan penyelesaian di dalam oktagon.

"Saya belum mendapatkan informasi apa pun bahwa laga ini merupakan eliminasi gelar," ungkap Lerone Murphy saat menanggapi ketidakpastian posisinya. Murphy sendiri mengakui bahwa pihak promotor tidak pernah memberikan jaminan tiket menuju takhta juara, meski ia mampu mengalahkan Evloev di London nanti.

Jean Silva memang telah mencuri hati penggemar lewat agresivitasnya yang luar biasa. Dalam tujuh penampilan di UFC, petarung Brasil ini mencatatkan jumlah penyelesaian (finish) yang lebih banyak dibandingkan gabungan koleksi Murphy dan Evloev. "Tunggu saja, akan ada berita besar segera," tulis Silva di akun media sosialnya, yang seolah menguatkan laporan bahwa dirinya telah melompati antrean peringkat.

Rumor yang beredar menyebutkan bahwa UFC berencana menempatkan duel Volkanovski vs Silva sebagai co-main event untuk ajang raksasa di bulan Juli. Hal ini kabarnya berkaitan erat dengan rencana kembalinya megabintang Conor McGregor. Jika skenario ini terwujud, nama besar McGregor akan memimpin kartu pertandingan sebagai bintang utama, sementara perebutan sabuk kelas bulu akan menjadi pendamping ideal untuk mendongkrak angka penjualan pay-per-view.

Kini, beban berat ada di pundak Murphy dan Evloev. Di era modern UFC, kemenangan saja terbukti tidak cukup jika tidak dibarengi dengan aksi yang menghibur publik. Jika ingin merusak rencana UFC untuk Jean Silva, salah satu dari mereka harus mampu memberikan performa yang luar biasa dominan di O2 Arena. "Kami berdua petarung tak terkalahkan, dan kami akan bertarung untuk membuktikan siapa yang lebih pantas," tegas Movsar Evloev sebelum laga.(*)

Editor : Indra Zakaria