BALIKPAPAN-Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D didampingi sejumlah profesor dan rektor dari beberapa universitas melakukan kunjungan ke Universitas Balikpapan, Jum’at (20/1).
Prof. Nizam, dididampingi anggota DPR RI Kamrussamad, Herman Fithra yang merupakan Rektor Universitas Malikussaleh, Rektor Institut Teknologi Kalimantan Agus Rubiyanto, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Dharma Wirawan Kalimantan Timur Universitas Balikpapan Rendi Susiswo Ismail dan Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal.
Dalam kesempatan tersebut Prof. Nizam mendorong keterlibatan kampus di Tanah Air dalam proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Keterlibatan kampus, kata dia dapat berupa kajian sosial, pendampingan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat. “Jadi nanti IKN lahir, pertanian sudah siap, pangan tidak lagi mendatangkan dari luar dan ekonomi setempat itu akan tumbuh dan berkembang,” kata Prof. Nizam.
Topik lain yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kesiapan Universitas Balikpapan dalam membuka Fakultas Kedokteran. Menurut Kamrussamad, pembangunan IKN ada dua industri yang akan dibangun di koridor II, yaitu industri pendidikan dan industri kesehatan. Kamrussamad menambahkan, dua industri ini, yakni pendidikan dan kesehatan mampu menjadi icon baru di Indonesia.
“Termasuk yang mempunyai perguruan tinggi swasta bisa juga mengajukan konsep untuk melakukan kerjasama pembangunan industri pendidikan di Kawasan IKN itu,” ujar Kamrussamad
Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal dalam awal kata sambutannya menyampaikan, peranan FDTI (Forum Dekan Teknik Indonesia) sangat luar biasa terhadap IKN. Menurut Rektor Uniba, pertemuan ini merupakan forum kecil untuk saling bertukar pikiran tentang IKN dan pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Balikpapan.
Rendi Susiswo Ismail pada kesempatan ini turut menyampaikan, bahwa Universitas Balikpapan akan mendirikan Fakultas Kedokteran. Dan seluruh sarana dan prasarana yang berkaitan dengan pendirian Fakultas Kedokteran sudah disiapkan. Dan secara khusus, Uniba juga sudah menyiapkan lahan seluas 5 hektar lebih, khusus untuk Fakultas Kedokteran tersebut.
“Saya kira belum pernah ada perguruan tinggi yang didatangi oleh Dirjen, sejumlah rektor dan professor yang datang ke kampus secara bersama-sama dan dalam waktu yang bersamaan. Saya kira baru di Uniba ini terjadi, walaupun kami kecil,” ujarnya. (hul)
Editor : izak-Indra Zakaria