BALIKPAPAN - Perempuan kerap dipandang sebelah mata. Sikap yang lemah lembut membuat sering disalahartikan sebagau kaum lemah. Mulai dari pelecehan seksual hingga kekerasan fisik kerap menimpa kaum hawa.
Hal ini kemudian diperhatikan baik-baik oleh Korps HMI Wati (Kohati) Cabang Balikpapan. Perkumpulan mahasiswa islam yang mayoritas diisi oleh perempuan itu menggagas Perempuan Milenial Balikpapan (PMB), sebuah kegiatan untuk mengasah keberanian perempuan.
Bertajuk Berbagi Cinta dan Harapan, PMB digelar di Klndsn Coffee, Gedung Parkir Klandasan (GPK), Balikpapan Kota, Minggu (7/4) sore. Ada puluhan peserta yang mayoritas kaum perempuan milenial mengikuti acara ini.
Kepada Prokal.co (media online Kaltim Post Group), Koordinator Acara PMB sekaligus anggota Kohati Balikpapan, Devi Andriani, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak perempuan-perempuan lebih berani dan terampil. Hal ini untuk mendukung masa depan kaum perempuan lebih baik.
"Tujuan acara ini untuk membangkitkan jiwa-jiwa perempuan supaya lebih aktif. Untuk lebih peka terhadap lingkungan di sekitarnya," kata perempuan berkerudung itu.
Teknis kegiatan ini sendiri dengan mengajak peserta berdialog langsung kepada narasumber. Oleh karena itu Kohati Balikpapan menghadirkan empat narasumber terkenal.
Yakni, aktivis perempuan sekaligus Ketua Kohati Balikpapan, Eyrah serta penggiat sosial dan founder kelas inspirasi pena & buku, Yusna Na'im. Selain itu ada juga Owner Beauty Glow, Putri Rahmadania dan duta wisata Indonesia 2014 sekaligus finalis Putri Indonesia Kaltim 2016, Novita Adipati Chandra.
Acara ini turut dihadiri Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi dan Kepala Disporapar Balikpapan, Oemy Facessly. Sedangkan yang bertindak sebagai moderator acara ini adalah Ketua BEM Akademi Bahasa Asing (ABA) Balikpapan, Raessa. "Semua narasumber ini memiliki pengalaman yang baik sebagai perempuan," jelas Devi.
Namun buka hanya berdialog. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 21.00 Wita ini juga diisi oleh kegiatan-kegiatan menarik lainnya. Seperti baca puisi, stand up komedi dan penampilan akustik dari UKM Semu Uniba.
"Standup komedi dibawakan oleh Ghizqa Dayasa dari mahasiswi Uniba. Sedangkan puisi dibacakan oleh Ririn dan Hariyati dari Kohati Balikpapan," sebutnya. (sur/pro/one)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan