Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Mobil Dinas Plat Merah Terbalik di Km 66 Jalan Tol Balikpapan-Samarinda

Wawan-Wawan Lastiawan • Sabtu, 21 Desember 2019 - 07:41 WIB
-
-

BALIKPAPAN- Masih sangat terasa suasana duka yang meyelimuti kediaman orang tua pengendara ojek online (ojol), korban kecelakaan maut yang terjadi beberapa waktu lalu, Rabu (18/12) dini hari.

Walaupun masih bersedih, keluarga mengaku telah ikhlas dengan kepergian orang tercinta. 

Jamaliya (31), istri korban tak menyangka kejadian buruk tersebut menimpa suaminya. Namun, ia tak menyangkal bahwa malam sebelum kejadian, ia memiliki firasat kurang enak letika melihat ekspresi sang suami.

"Seperti biasa, berangkat kerja gitu. Tapi kok dia ngeliatin saya dengan muka sedih gitu, kaya beda aja. Dia lihat saya, ya saya lihatin balik tapi tidak ada ngomong apa-apa. Habis itu keluar untuk berangkat saya ikut dibelakang karena mau tutup pintu," ujar Jamaliya.

Ia juga mengatakan bahwa suaminya memang selalu bekerja di malam hari sebagai ojol. Terkadang korban bekerja sampai jam 3 subuh. 

"Selalu bikin was-was. Kadang kalau ada berita kecelakaan saya suka takut. Tapi ternyata sudah kehendak Allah swt. Suami saya kecelakaan dan itu buat saya syok," tuturnya.

Setelah kejadian, paginya ia mendapat kabar dan dijemput oleh teman korban. Setelah sampai di rumah sakit barulah ia mendapat kepastian bahwa suaminya telah tiada. Korban meninggalkan tiga orang anak yang masih kecil-kecil.

"Ya untuk sekarang saya akan tinggal bersama keluarga dulu. Belum ada pikiran untuk mencari kerja karena ada anak saya yang masih bayi umur satu bulan. Saya tidak tega untuk ninggalin," ucapnya dengan sedikit tersedu.

Jamaliya juga sudah mendapat kabar, bahwa pelaku kini sudah amankan oleh pihak kepolisian. Ia hanya menginginkan hukum berjalan dengan semestinya.

"Saya tidak akan menuntut karena saya lihat dia masih muda dan juga terlihat seperti adik saya. Tapi saya harap ada itikad baik dari pelaku untuk bertanggung jawab karena anak saya masih kecil-kecil," pungkasnya.

Dari apa yang diungkapkan oleh keluarga, korban merupakan orang yang sangat baik dan sabar. Ia yang merupakan anak laki-laki satu-satunya diantara 3 bersaudara merupakan anak yang sangat berbakti oleh orang tua dan sayang dengan keluarganya. (rin/pro/one) 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan