BALIKPAPAN - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ikut menyoroti kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh oknum TNI di Balikpapan Praka MAM kepada kekasihnya RR (30). Komnas HAM meminta agar penegakkan hukum kepada pelaku harus transparan dan akuntabel.
Komisioner Komnas HAM, Chairul Anam menegaskan, bahwa siapapun itu harus tetap menjalani proses hukum. Termasuk oknum TNI sekalipun.
"Siapapun yang melakukan kegiatan penegakan hukum harus ditegakkan," katanya.
Seperti diketahui tindakan pembunuhan yang dilakukan oknum prajurit berpangkat Praka ini bermotif asmara alias permasalahan pribadi. Meski begitu tetap harus menjadi atensi agar proses penegakan hukum berjalan secara profesional.
"Kasus yang terjadi harus dilihat dalam spektrum ada tidaknya kaitannya dengan tugas, apa kaitannya dengan urusan pribadi. Tidak bisa dibandingkan satu kasus dengan kasus lain. Spektrum kasusnya bisa berbeda. Oleh karenanya kasus ini kami harapkan penegakan hukumnya profesional," terangnya.
Chairul mengatakan pihaknya akan terus memantau kasus ini. Hanya saja, ia mempercayakan proses penegakan hukumnya kepada institusi yang menangani.
"Kita lihat, kita percayalah dulu pada institusi yang menangani. Kami berharap penegakan hukum berjalan maksimal," pungkasnya. (rin/pro)