Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Polres Samarinda Periksa Pemilik Harimau yang Tewaskan Satu Orang

izak-Indra Zakaria • 2023-11-19 10:47:13
Harimau pemangsa Suprianda diamankan.
Harimau pemangsa Suprianda diamankan.

SAMARINDA - Kapolres Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menjelaskan pihaknya masih melakukan pemeriksan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tewasnya Suprianda 27 tahun yang diterkam harimau. Termasuk, pemilik harimau tersebut. "Ya kita periksa dulu, hasil periksanya baru nanti kita tentukan," ujar Ary Fadli saat ditanya pemilik harimau atas kejadian ini, Sabtu 18 November 2023 malam.

Korban Suprianda tewas diterkam harimau peliharaan majikannya di Jalan Wahid Hasyim 2 Samarinda, Sabtu 18 November 2023 sore. Peristiwa ini pun mengagetkan warga sekitar. Ary Fadli menambahkan pihaknya saat ini prioritaskan evakuasi hewan liar Harimau bersama BKSDA Kaltim. Hal ini agar kepolisian bisa melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Samarinda.

"Kita masih melakukan pemeriksaan saksi saksi yang mengetahui kejadian pertama ini. Kemudian langkah ke depan yang urgent yang harus segera kita lakukan, sudah kita koordinasi kan BKSDA, bagaimana proses mengamankan hewan liar tersebut. Sehingga daerah ini atau tempat ini betul betul aman dan clear agar nantinya bisa kita lakukan olah TKP untuk mendukung proses pemeriksaan saksi oleh satreskrim," ujarnya.

Saat ini, kepolisian juga menunggu hasil otopsi jasad korban di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie untuk memastikan penyebab korban meninggal akibat terkaman Harimau berjenis Sumatera.

"Ya kita masih periksa saksi saksi ambil keterangan dan dalam proses. Korban masih rumah sakit. Kita otopsi juga penyebab kematian. Memastikan penyebab kematian. Selanjutnya, kita bersama sama proses evakuasi dengan BKSDA hewan liar tersebut," ujar Ary Fadli.

Saat ini, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim bersama Polres Samarinda akan lakukan evakuasi Harimau ke Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara lokasi konservasi. Harimau yang dievakuasi ini diperkirakan memiliki tinggi satu meter dan panjang 1,5 meter dengan jenis Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). (myn)

Editor : izak-Indra Zakaria