BALIKPAPAN – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan menjadi ajang refleksi bagi para pelaku usaha jasa. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan, H. Soegianto, SE, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri untuk memulihkan stabilitas sektor pariwisata yang hingga kini masih fluktuatif.
Dalam penyampaiannya, Soegianto menyoroti kondisi tingkat okupansi hotel di Balikpapan yang belum sepenuhnya konsisten. Meski pembangunan kota kian pesat, segmen hotel kelas menengah dan bawah dinilai masih berjuang keras untuk mencapai angka hunian yang stabil.
"Di usia ke-129 ini, kami berharap pemulihan sektor pariwisata bisa lebih kuat. Okupansi hotel perlu didorong agar pelaku usaha bukan hanya sekadar bertahan, tapi mampu berkembang di tengah dinamika ekonomi saat ini," ujar Soegianto yang juga menjabat sebagai Direktur Operasional Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan.
Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan kini berada di persimpangan antara peluang emas dan tantangan kompetisi yang ketat. Soegianto menilai, kehadiran IKN memang membuka keran kunjungan tamu dari kalangan pemerintahan dan bisnis (MICE), namun hal tersebut menuntut standar pelayanan yang jauh lebih tinggi.
"Persaingan akan semakin ketat. Hotel-hotel di Balikpapan harus bersiap meningkatkan kualitas SDM dan melakukan inovasi layanan berbasis teknologi agar tetap menjadi pilihan utama," tambahnya.
Selain masalah bisnis, PHRI juga mendorong Pemerintah Kota Balikpapan untuk fokus pada pengentasan pengangguran. Sektor perhotelan dan restoran diyakini memiliki daya serap tenaga kerja lokal yang sangat besar jika didukung oleh kebijakan pariwisata yang pro-bisnis.
Soegianto, yang dikenal aktif melakukan advokasi lintas sektoral, menyatakan kesiapan PHRI untuk terus bermitra dengan Pemkot Balikpapan. Ia berharap kolaborasi dalam mendorong kegiatan MICE dan optimalisasi fasilitas hotel oleh instansi pemerintah dapat menjadikan Balikpapan sebagai kota jasa yang benar-benar berdaya saing global di usianya yang kian matang. (*)
Editor : Indra Zakaria