Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Balikpapan Mengejar Ambisi Kota Global di Tengah Sederet Pekerjaan Rumah

Redaksi Prokal • 2026-02-11 09:11:49
Salah satu sudut kota Balikpapan.
Salah satu sudut kota Balikpapan.

BALIKPAPAN- Kota Balikpapan tengah bersukacita merayakan hari jadinya yang ke-129 dengan semangat "Harmoni Menuju Kota Global". Di balik euforia kemajuan fisik kota yang kian pesat, terselip pesan penting mengenai kesejahteraan masyarakat yang harus tetap menjadi prioritas utama di tengah tantangan pembangunan yang makin kompleks.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono, memberikan catatan kritis meski mengapresiasi perkembangan kota yang terus meningkat. Menurutnya, status kota harapan dan impian untuk tempat tinggal harus dibarengi dengan penyelesaian masalah mendasar. Sektor pendidikan menjadi perhatian serius karena hingga saat ini Balikpapan masih kekurangan fasilitas sekolah untuk menampung generasi penerusnya.

Di bidang kesehatan, pemerintah memang telah mengambil langkah besar dengan menyubsidi iuran BPJS kesehatan sebesar Rp 99,6 miliar bagi sekitar 208.406 jiwa. Namun, Budiono mengingatkan bahwa subsidi saja tidak cukup. Masalah stunting yang masih tinggi di Balikpapan menjadi sinyal kuning yang harus segera ditangani demi menciptakan generasi muda yang berkualitas di masa depan.

Persoalan klasik seperti banjir dan penyelesaian proyek infrastruktur juga masih membayangi wajah kota. Menghadapi potensi serbuan pendatang seiring perkembangan wilayah, Balikpapan dituntut untuk lebih ketat dalam menjalankan regulasi, terutama terkait pengupasan lahan yang sering kali berdampak pada lingkungan jika tidak diawasi dengan detail.

Tantangan ini terasa semakin berat mengingat keterbatasan anggaran akibat adanya pemangkasan dana dari pemerintah pusat. Meski demikian, sinergi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci agar aspirasi warga yang belum terlaksana tetap bisa diwujudkan. Balikpapan kini berada di persimpangan jalan untuk membuktikan bahwa harmoni bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata menuju kesejahteraan yang merata. (*)

Editor : Indra Zakaria