Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dampak Efisiensi Anggaran, Proyek Sekolah Terpadu Islamic Center Balikpapan Terpaksa Ditunda

Redaksi Prokal • Jumat, 1 Mei 2026 | 11:00 WIB
ilustrasi proyek
ilustrasi proyek

PROKAL.CO- Harapan masyarakat untuk melihat kawasan Islamic Center Balikpapan menjadi pusat pendidikan terpadu tampaknya harus tertahan sejenak. Pemerintah Kota Balikpapan memastikan bahwa proyek ambisius pembangunan sekolah terpadu di kawasan tersebut resmi mengalami penundaan pada tahun anggaran 2026. Keputusan pahit ini diambil sebagai dampak langsung dari kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dilakukan oleh pemerintah daerah demi menjaga stabilitas keuangan.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengungkapkan bahwa untuk tahun ini, konsentrasi pembangunan infrastruktur pendidikan dialihkan sepenuhnya ke wilayah Balikpapan Utara. Prioritas tersebut membuat proyek sekolah terpadu di Islamic Center, yang sebelumnya telah masuk dalam radar perencanaan, belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Padahal, proyek ini dirancang dengan konsep yang sangat komprehensif, mencakup jenjang pendidikan mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Meski mayoritas rencana pembangunan di kawasan tersebut mandek, masih ada secercah harapan untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Gasali menyebutkan bahwa pembangunan gedung SMA berpeluang tetap berjalan tahun ini melalui skema bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Namun, kepastian tersebut masih terus dipantau perkembangannya, sementara untuk jenjang pendidikan di bawahnya sudah dipastikan harus menunggu antrean.

Penundaan ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi pengembangan kawasan Islamic Center yang sejatinya diproyeksikan sebagai pusat akses pendidikan berkelanjutan dalam satu atap. Dengan keterbatasan dana yang ada saat ini, pemerintah daerah kini menggantungkan harapan agar kondisi finansial kota membaik pada tahun-tahun mendatang.

Gasali menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengawal agar proyek strategis ini kembali masuk dalam perencanaan utama pada tahun 2027. Realisasi sekolah terpadu tersebut tetap menjadi prioritas jangka panjang guna memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan bagi warga Balikpapan, sembari berharap perbaikan kondisi keuangan daerah dapat berjalan sesuai ekspektasi. (*)

Editor : Indra Zakaria
#balikpapan